BLACK ANGEL

Ide cerita : WITRI PRASETYO AJI

        Qisya (22 tahun) adalah seorang mahasiswa sebuah Universitas swasta di Jakarta. Dia adalah kekasih Randi (25 tahun) yang notabenenya adalah seoarang manager di sebuah kantor bonafit yang berada di Jakarta. Kisah cinta antara Qisyadan Randi bagaikan pelangi, penuh dengan warna. Ada duka dan suka. Namun hari itu kisah mereka harus berlanjut suram lantaran Qisya tiba-tiba datang ke kantor Randi untuk memberikan makan siang. Qisya yang ingin memberikan kejutan kepada Randi justeru dikejutkan dengan adegan mesra Randi bersama Mella (24 tahun), sekertaris Randi.

Randi dan Qisya bertengkar hebat, bahkan Qisya menuduh Randi kalau Randi tengah berselingkuh. Mella yang melihatnya, pura-pura menjelaskan kalau antara dia dan Randi sebenarnya tidak ada hubungan yang special. Meskipun jauh di lubuk hati Mella sebenarnya menyukai pertengkaran Randi dan Qisya. Karena sejujurnya Mella memang sudah lama menyimpan rasa terhadap Randi yag terlalu cuek terhadapnya.

Qisya membuang makanan yang sudah dimasaknya untuk Randi. Lalu dengan kecepatan tinggi, Qisya mengendarai mobilnya. Di jalan Anggrek Bulan, Qisya bertabrakan dengan sebuah motor yang di kendarai oleh Devn (26 tahun) yang tidak lain adalah kakaknya Mella.

Kecelakaan tragis itu menyisakan luka di hati Randi. Qisya dan juga Devan mengalami koma. Arwah kedua menjauh dari raga masing-masing. Di dunia gaib, Qisya dan Devan saling menyalahkan. “Makanya kalau nyetir itu hati-hati!” bentak Devan pada Qisya. “Eh, loe tuh yang bawa motor nggak tahu aturan,” bantah Qisya tak mau kalah. Hingga akhirnya Qisya dan Devan bertemu dengan sebuah malaikat berjubah hitam dan memberikan sebuah cincin kepada Qisya dan Devan. Qisya dan Devan memakai cincin itu, karena kata malaikat itu, cincin itu yang akan menghantarkan mereka pada tubuh masing-masing, dengan cara mereka harus bertapa di sebuah Gua yang berada di pinggir utara Jakarta. Gua itu bernama Gua Malaikat Hitam.

Qisya dan Devan menuruti perintah malaikat itu. Malam itu kebetulan malam purnama, Devan dan Qisya bertapa. Dan keajaiban pun terjadi, keesokan harinya Devan dan Qisya sudah tersadar dari komanya. Randi sangat senang.

Tapi… keanehan kembali terjadi lantaran Devan dan Qisya ternyata tertukar tubuhnya. Qisya berada di tubuh Devan, sementara Devan berada di tubuh Qisya.

Keluarga Qisya dan juga Devan merasa asing dengan Qisya yang bertingkah seperti lelaki. Bahkan Qisya tidak mengenali keluarganya, namun mengenal Devan karena foto Devan sering dilihatnya di kamar Mella. Qisya yang dulunya anggun dan pintar memasak, kini menjadi tomboy dan suka naik motor, bahkan hobinya futsal. Sementara Randi, dia menjadi terlihat kewanita-wanitaan. Suka dandan, memasak, bahkan Mella pernah memergoki Devan memakai rok.

Di kantor, Randi dan Mella saling menceritakan keanehan Qisya dan Devan. Hal itu membuat Randi dan Mella menjadi dekat. Hingga akhirnya Randi beneran berselingkuh dengan Mella. Devan yang sebenarnya adalah Qisya, sering melihat Randi dan Mella bercumbu mesra. Akhirnya Devan (Qisya) mencari tubuh Qisya dan mengajak tubuh Qisya (Devan) untuk mencari Mlaiakta Hitam itu. Tapi sayang, sebulan dua bulan berlalu mereka tidak menemukannya. Hingga pada purnama datang, tubuh Devan dan Qisya mendatangi Gu Malaikat Hitam itu. Kata malaikat itu, mereka akn kembali pada tubuh masing-masing jika mereka berciuman. Tidak ada pilihan lain, di Gua Malaikat Hitam itu Devan dan Qisya berciuman, meskipun harus diwarnai dengan perdebadan sengit.

Kini mereka telah kembali pada tubuh masing-masing. Qisya memutuskan Randi begitu saja. Sementara Devan, marah pada Mella yang telah merebut Randi.

Qisya dan Devan akhirnya semakin dekat. Mereka saling jatuh cinta. Sementara Randi, dia mengemis maaf pada Qisya, namun Qisya tidak mau memaafkannya. Sedangkan Mella, dia tidak putus asa mengejar cinta Randi. Bahkan terus menghasut Randi kalau Qisya bukanlah perempuan yang cocok untuknya.

NB : Sinopsis ini belum diproduksi

Bila berminat, bisa hubungi yang punya ide cerita di witi_nduz@yahoo.co.id

Witri Prasetyo AjiUncategorizedBLACK ANGEL Ide cerita : WITRI PRASETYO AJI         Qisya (22 tahun) adalah seorang mahasiswa sebuah Universitas swasta di Jakarta. Dia adalah kekasih Randi (25 tahun) yang notabenenya adalah seoarang manager di sebuah kantor bonafit yang berada di Jakarta. Kisah cinta antara Qisyadan Randi bagaikan pelangi, penuh dengan warna. Ada duka...Personal Blog Witri Prasetyo Aji

Comments

comments