STOP KETIDAKADILAN…

Untitled-1

Ketidakadilan yang ingin saya ungkapkan di sini bukanlah ketidakadilan hukum di Indonesia. Seperti contoh anak artis atau anak pejabat yang menabrak seseorang hingga tewas tapi nggak dipenjara, tapi malah nenek-nenek ngambil minyak kayu putih di toko malah dipenjara. Bukan, bukan itu!

Ketidakadilan yang ingin saya ungkapkan adalah ketidakadilan yang bermula dari hal-hal kecil. Seperti contohnya, kakak adik saling berantem, padahal adiknya yang salah, tapi kakaknya yang dimarahin. Atau di sekolah, guru hanya memarahi anak yang nggak disukainya saja, pasti ada kan guru yang kayak gini. Di lingkup kerja aja ada, apalagi di sekolah. Hehehe. Abaikan…

Tahukah kamu? Ketidakadilan itu menyakitkan sekali, loh. Saya sendiri pernah merasakan bagaimana sakitnya ketidakadilan. Benar dianggap salah, tapi yang salah malah dipuji-puji. Haduh, sakitnya tuh di sini (sambil nunjuk dada.)

Sementara itu, diri juga harus ngaca, sudahkah kita berbuat adil? Dan jawaban saya adalah bingung. Intropeksi diri ternyata lebih syulittt yaaa daripada menilai orang lain. Hehehehe. Beranggapan diri ini mendapat ketidakadilan, tapi diri sendiri juga belum tahu sudah bersikap adil terhadap sesama apa belum.

Nah, kalau diri sendiri minta keadilan, yuk mari kita juga bersikap adil terhadap sesama. Dimulai dari hal-hal kecil dulu aja, yaaa… Seperti contoh, ada murid bertengkar di sekolah, siapa yang salah yaaa dihukum, nggak peduli yang salah anak pejabat dan yang benar anak pedagang kecil, tetep yaaa, adil itu yang salah ya yang dihukum. Misal kejadian di kantor, manager salah yaaa ditegur, jangan manager yang salah latas karyawan yang dihukum, yaaa. BIG NO! Nggak adil itu.

Adil itu siapa yang salah yang dihukum, yaaa. Nggak pake pandang bulu, kalau masih pake pandang bulu dan ada yang dianak emaskan, so pasti bakalan makmur ketidakadilan itu.

Contoh lainnya yaa, adil dalam hak dan kewajiban. Contoh simpelnya adalah tentang gaji. Siapa yang bekerja, dia yang digaji. Masak nggak kerja dapat gaji, berkah enggak tuh? Kasian yang kerja nggak dapet gaji dong…

Makanya, yuk ciptakan keadilan. Mulai diri sendiri aja gitu. Kalau diri sendiri udah bisa adil, baru menyuruh orang lain untuk bersikap adil.

Negeri yang adil, untuk rakyat yang makmur!***

Witri Prasetyo AjiUncategorizedLomba BlogSTOP KETIDAKADILAN... Ketidakadilan yang ingin saya ungkapkan di sini bukanlah ketidakadilan hukum di Indonesia. Seperti contoh anak artis atau anak pejabat yang menabrak seseorang hingga tewas tapi nggak dipenjara, tapi malah nenek-nenek ngambil minyak kayu putih di toko malah dipenjara. Bukan, bukan itu! Ketidakadilan yang ingin saya ungkapkan adalah ketidakadilan yang...Personal Blog Witri Prasetyo Aji

Comments

comments