GAYA HIDUP SEDENTARY, TAK BAIK UNTUK KESEHATAN

 

GAYA HIDUP SEDENTARY, TAK BAIK UNTUK KESEHATAN. Benar enggak sih gaya hidup sedentary itu tak baik untuk kesehatan? Buankah sedentary itu bukan TIDAK berolahraga? Sedentary tetap melakukan aktivitas, kan? Kok bisa tidak baik untuk kesehatan, sih.  Bahkan, bisa menyebabkan obesitas. Lantas, gimana caranya untuk menghindari gaya hidup sedentary?

Oke, sebelum menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, ada baiknya kita mengetahui pengertian Gaya Hidup Sedentary.

Gaya hidup sedentary adalah pola hidup seseorang dengan aktivitas fisik yang sangat kurang serta penyimpangan pola makan di mana asupan cenderung tinggi energi (lemak, protein dan karbohindrat) dan rendah serat.

Orang dengan gaya hidup sedentary bukan berarti tidak berolahraga. Mereka tetap beraktivitas, hanya saja aktivitas yang mereka lakukan adalah aktivitas yang tidak membutuhkan banyak energi. Seperti contohnya : berbaring, duduk terlalu lama di kantor lantaran pekerjaan semakin mudah akan adanya PC, duduk dan sibuk main game, menonton tivi dan lain sebagainya, kecuali tidur.

Padahal, kurangnya aktivitas sementara sering makan makanan yang berlemak, berprotein tinggi, karbohindrat tinggi dan rendah serat itu bisa mengakibatkan obesitas. Obesitas yaitu seseorang yang mempunyai kelebihan berat badan. Dan obesitas ini bisa terjadi kepada siapa saja tanpa mengenal usia.


Apakah Obesita Itu Berbahaya?


Obesitas merupakan suatu kondisi tubuh yang memiliki kadar lemak yang banyak sehingga menyebabkan badan menjadi gemuk atau memiliki berat badan yang berlebihan. Jumlah lemak yang banyak ini bisa mengganggu metabolisme tubuh, sehingga akan menimbulkan masalah kesehatan.

  1. Gangguan otak

Menurut penelitian yang terbaru dan dilansir oleh My Health News Daily, obesitas bisa menimbulkan gangguan otak karena dapat mempengaruhi otak : kecanduan makan (pola makan secara otomatis), mengubah kinerja sistem imun (sulit untuk menghentikan kebiasaan makan yang berlebih), demensia, diet yoyo dan merusak memori.

  1. Penyakit jantung

Obesitas dapat memacu penyakit jantung, karena lemak yang berlebih dapat menutupi pembuluh darah pada jantung sehingga menjadi tersumbat.

  1. Hipertensi

Obesitas memiliki hubungan erat dengan hipertensi (darah tinggi) karena seringnya mengkonsumsi makanan yang bisa menyebabkan darah tinggi, kolestrol dan lemak berlebih yang akhirnya dapat memicu penyembpitan pembuluh darah, sehingga tekanan darah akan menjadi naik.

  1. Gangguan saluran pernafasan

Obesitas dapat menyebabkan gangguan pernafasan karena terjadi penimbunan lemak yang berlebihan di bwah diafragma dan di bawah dinding dada hingga menekan paru-paru.

  1. Diabetes

Pada penderita obesitas, insulin yang dihasilkan oleh pankreas terganggu oleh komplikasi-komplikasi obesitas sehingga tidak dapat bekerja maksimal untuk membantu sel-sel menyerap glukosa. Karena kerja insulin menjadi tidak efektif, maka pankreas terus berusaha untuk menghasilkan insulin lebih banyak yang akibatnya kemampuan pankreas semakin berkurang untuk menghasilkan insulin.

  1. Ostreoartritis

Penerita obesitas akan semakin rentan mengalami resiko ostreoartritis (peradangan sendi). al ini terjadi karena lemak terus tertimbun dalam tubuh menyebabkan beban tubuh semakin berat dan bertambah. Akibatnya, cairan sendi menjadi berkurang lebih cepat sehingga, bagian-bagian tulang akan saling bergesekan dan rasa nyeripun akan timbul.

  1. Stroke

Menurut penelitian, seseorang yang menderita obesitas ternyata lebih beresiko terserang stroke daripada orang yang memiliki ukuran tubuh sedang. Hal ini terjadi karena penderita obesitas cenderung memiliki tekanan darah tinggi, kolestrol tinggi dan terkena diabetes yang akan memicu terjadinya stroke.

  1. Gangguan kesuburan

Obesitas juga berpengaruh pada kesuburan, khususnya bagi seorang wanita. Dampak obesitas pagi wanita adalah varium yang memproduksi sel telur tidak memungkinkan wanita untuk hamil. Walaupun terjadi pembuahan, maka janin sulit berkembang secara normal sehingga keguguran sangat rentan terjadi. Selain itu, menstruasi menjadi tidak teratur akibat ketidakseimbangan hormon yang dipicu oleh obesitas.

  1. Depresi

Depresi bisa terjadi karena obesitas. Kuranf percaya diri dan minder, sehingga akan mengakibatkan tekanan-tekanan emosional yang bisa berujung depresi.

  1. Kanker

Obesita juga bisa menyebabkan kanker. Seperti : kanker usus, kanker payudara, kanker kandung empedu, kanker rahim, kanker ginjal, kanker kerongkongan dan kanker pankreas.

Karena obesitas sangat berbahaya, alangkah lebih baiknya agar mencegah obesitas. Dan salah satu cara mencegah obesitas adalah menghindari gaya hidup sedentary.


Cara mencegah gaya hidup sedentary adalah :


  1. Aktif bergerak
  2. Beri jeda duduk setiap 2-3 jam
  3. Mengurangi durasi duduk
  4. Membiasakan berjalan kaki
  5. Olahrga yang teratur
  6. Mengubah pola makan

Lantas, jika sudah menderita obesitas, adakah solusinya?


Tak ada masalah yang tak bisa diselesaikan, begitupun tak ada penyakit yang tak bisa disembuhkan. Berbekal keyakinan, usaha dan doa, masalah Insya Allah bisa terselesaikan. Termasuk masalah obesitas. Apalagi di zaman yang serba modern dan canggih seperti ini.

Dan untuk penderita obesitas, jangan khawatir, karena sekarang sudah ada LightHOUSE-Indonesia. LightHOUSE-Indonesia yaitu klinik yang membantu klien dengan masalah kelebihan lemak dan nafsu makan tidak terkontrol untuk mencapai berat badan ideal dan meningkatkan kontrol diri. LightHOUSE-Indonesia ini sudah terpercaya dan teruji lebih dari 11 tahun.


Tentang LightHOUSE-Indonesia


LightHOUSE-Indonesia didirikan sejak tahun 2004. Dan klinik LightHOUSE-Indonesia sudah menangani 26.000 pasien. Klinik LightHOUSE juga sudah mengantongi seritifikat ISO 9001:2008 dan memilik 6 cabang di : Kebayoran, Cilandak, Thamrin, Sudirman, BSD City, dan Kelapa Gading.

Klinik LightHOUSE-Indonesia ini mempunyai beberapa program komprehensif yang dilengkapi dengan pola makan yang mudah diikuti, terapi dan obat yang efektif, serta program simulasi yang menarik di bawah pengawasan medis. Dokter spesialis gizi, dokter spesialis olahraga, psikiater, psikolog, ahli gizi, dan perawat siap membuat program penurunan berat badan yang mudah dan menyenangkan. Selain konsultasi dan terapi pembentukan tubuh seperti mesoterapi, injex, dan tanam benang, klinik LightHOUSE-Indonesia juga memberikan konsultasi psikologi serta hipnoterapi, relaksasi, dan terapi tingkah laku kognitif.


Program-program di klinik LightHOUSE-Indonesia :


  1. Program LightWEIGHT

LightWEIGHT hadir dalam paket Ultimate yang menawarkan :

  • tes DNA : mengecek tentang diet yang cocok, respons tubuh terhadap makanan, sistem penyimpanan lemak tubuh, penyerapan lemak tubuh dan bagaimana tendensi kenaikan berat badan.
  • meta booster : adalah suntikan dengan Vitamin B12 dan ATP. Bila kedua zat ini disuntikkan langsung atau lewat injex bisa sangat-sangat nyeri. Maka lightHOUSE menggunakanpain hacker untuk mengacaukan sinyal syaraf sehingga syaraf itu jadi bingung akhirnya tidak merasakan nyeri.
  • lympathic drainage : salah satu cara menjaga kelancaran pembuluh limfatik. Dan terapi ini berfungsi membebaskan aliran lemak dalam pembuluh limfatik sehingga lemak bisa ditrasfer dan proses pembakarannya jadi lebih cepat.
  • lightMEAL induksi : three days meal strarter.

Paket lightWEIGHT Ultimate ada dua, yaitu MESO Ultimate yang terdiri dari 16 kali terapi (6x Meso, 2x Injex, 4x Meta Booster, 4x Lymphatic Drainage) dan META Ultimate yang menyediakan 18 kali terapi (10x Injex, 4x Meta Booster, 4x Lymphatic Drainage).

Ada pula paket lightWEIGHT Booster yang juga terdiri dari dua pilihan: MESO Booster dengan 13 kali terapi yaitu 7x Meso, 2x Injex, 2x Meta Booster, dan 2x Lymphatic Drainage, dan paket META Booster dengan 13 terapi juga tapi dengan komposisi berbeda, yaitu 9x Injex, 2x Meta Booster, dan 2x Lymphatic Drainage.

  1. Program LightMEAL

LightMEAL adalah program hidup sehat bagi pasien yang memiliki waktu terbatas untuk menyiapkan makanannya sendiri.

Produk makanan ini cocok untuk anak kost atau profesional muda yang super sibuk. Dibandingkan dengan catering diet yang sedang populer, lightMEAL menjadi pilihan yang lebih menguntungkan. Variasinya banyak. Ada susu, camilan, makanan pelengkap seperti sambal dan bumbu jadi, serta produk andalan anekamakanan beku.

lightMEAL merupakanproduk makanan dengan kalori terkontrol yang praktis. Sahabat lightHOUSE tidak perlu repot menyiapkan makanan untuk mendukung program penurunan berat badan. Produk lightMEAL dapat diperoleh di semua klinik kami lightHOUSE.

  1. Coorperate Program

  1. Other Program : LightTEEN (untuk anak usia 3 s.d 16 tahun), LightKIDS (untuk anak usia 7 s.d 12 tahun), LightMOM (untuk ibu hamil 1 s.d 7 bulan dan ibu menyusui 1 s.d 9 bulan).
  1. Terapi Penunjang
  • Terapi obat : mempercepat proses dan membuat penurunan berat badan tidak menyiksa
  • Mesoterapi : menghilangkan lapisan lemak di bawah kulit
  • Injex : membakar lemak di bagian dalam tubuh
  • Mesophore-B : mengurangi ukuran lingkar tubuh setempat
  • Radio Frequency : menghilangkan gelambir pada kulit
  • Tanam benang atau thread lift : mengatasi selulit, strech mark dan kulit bergelambir

Nah, banyak sekali kan program di LightHOUSE-Indonesia. So, buat penderita obesitas, yuk kunjungiLightHOUSE-Indonesia dan ikuti program-programnya. Buat yang tidak menderita obesitas, alangkah lebih baik mencegah dan sebisa mungkin mengubah gaya hidup sedentary menjadi gaya hidup yang aktif. Karena sehat itu mahal harganya dan mencegah lebih baik daripada mengobati.

Referensi :

http://olvista.com/

http://halosehat.com/

http://www.lighthouse-indonesia.com/

 

Witri Prasetyo AjiCompetitionGAYA HIDUP SEDENTARY, TAK BAIK UNTUK KESEHATAN   GAYA HIDUP SEDENTARY, TAK BAIK UNTUK KESEHATAN. Benar enggak sih gaya hidup sedentary itu tak baik untuk kesehatan? Buankah sedentary itu bukan TIDAK berolahraga? Sedentary tetap melakukan aktivitas, kan? Kok bisa tidak baik untuk kesehatan, sih.  Bahkan, bisa menyebabkan obesitas. Lantas, gimana caranya...Personal Blog Witri Prasetyo Aji

Comments

comments