CANTIK DI USIA CANTIK

 

CANTIK DI USIA CANTIK. Bicara soal cantik memang tidak pernah ada habisnya. Setiap perempuan pastinya selalu ingin tampil cantik. Dan setiap perempuan juga mempunyai caranya sendiri untuk tampil cantik. Padahal, cantik itu relatif.

Ngomongin tentang cantik, sebenarnya apa sih definisi cantik itu?

Menurut KBBI, cantik adalah elok;molek (tentang wajah, muka perempuan), indah dalam bentuknya dan buatannya, sangat rupawan (tentang orang perempuan).

Sementara menurut kebanyakan kata orang, cantik itu identik dengan putih, tinggi, langsing bak para artis yang selalu tampil di tivi.

Bahkan, ada pula yang bilang kalau cantik itu dari dalam, dalam hati dan dalam dompet… wkwkwk (secara perawatan itu mehong cint…).

Akan tetapi, saya punya definisi tersendiri soal cantik. Cantik itu terlahir dari pikiran yang positif. Pemikiran yang positif biasanya akan hadir setara dengan kedekatan kita terhadapNYA. Karena bagi saat, saya merasa cantik di kala saya bahagia, penuh semangat dan selalu berpikir positif. Dan itu semua bisa saya dapatkan ketika saya semakin dekat padaNya.

Meskipun saya juga tidak menyangkal, cantik itu dari dalam dompet. Agar cantik, butuh perawatan dan kosmetik. Saya tahu itu. Tapi kecantikan fisik tanpa kecantikan dari dalam hati itu? Zonk!

Saya sendiri adalah seorang perempuan yang setiap hari bersentuhan dengan make up. Tiada hari tanpa make up. Akan tetapi, saya merasa lebih cantik dengan pikiran yang positif dari pada dengan pemikiran yang negatif, meskipun sama-sama bermake up, tapi berasa auranya berbeda.

Selain definisi cantik hadir dari pemikiran positif, bagi saya cantik itu menginspirasi dan diinginkan oleh setiap orang. Saya selalu yakin, mereka para perempuan menginspirasi adalah para perempuan yang cantik.

Bukan itu saja, cantik itu juga berprestasi. Yups, berprestasi tidak harus pintar, karena bagi saya pintar itu relatif. Setiap insan yang terlahir di dunia ini mempunyai kelebihan dan kekurangannya, tak ada yang sempurna. Jadi, pintar itu relatif.

Lantas, sebenarnya usia berapa sih perempuan itu terlihat cantik?

Dulu saya adalah penganut yang menganggap kalau cantik itu ketika seorang perempuan berusia 17 s.d 25 tahunan. Saya menganggap, ketika perempuan yang berada di usia itu kecantikan berada dalam puncaknya. Ibarat bunga, sedang mekar-mekarnyalah. Kulit juga masih kencang, pipi masih chubby dan endebrew-endebrew lainnya.

Tetapi ternyata anggapan saya itu salah. Perempuan terlihat cantik itu ketika berada di usia cantik. Sementara usia cantik adalah usia 35 s.d 45 tahun. Dan kalau saya pikir-pikir, iya juga sih ya? Mereka yang berada di usia cantik adalah mereka yang sudah menapaki terjalnya kehidupan, mereka yang sudah melewati jurang-jurang kehidupan dan mengukir kehidupan mereka dengan berbagai pencapaian atau prestasi. Ibarat dikata, matangnya usia mereka sama dengan kematangan ilmu mereka soal ilmu kehidupan.

Bahkan, saya sempat membandingkan diri saya dengan rekan-rekan kerja saya yang sudah berada di usia cantik. Yah, saya mah anak kemarin sore, tahu apalah? Sementara mereka? Mereka sudah banyak pengalaman, ilmunya sudah matang, prestasi itu pasti.

Sayapun berpikir, usia cantik itu untuk dinanti, bukan dihindari. Usia cantik untuk disyukuri, bukan disesali.

Yups, seharusnya saya bersiap menghadapi usia cantik, bukan berpikir menghindari. Karena kalau saya ingin menghindari usia cantik, sama halnya saya berdoa agar tak berumur panjang. Oh No, saya kan juga pengen merasakan berada di usia cantik. Dan buat mereka yang berada di usia cantik, wajib mensyukurinya karena Tuhan telah memberikan usia yang panjang.


Sekelumit tentang perempuan cantik di usia cantik


Setelah saya ngobrol ngalor ngidul tentang cantik dan usia cantik, saatnya saya berbagi cerita tentang mereka yang cantik di usia cantik, tentang mereka yang menginspirasi saya untuk semangat menghadapi usia cantik. Mereka adalah rekan-rekan kantor saya, saya biasa menyebutnya Srikandinya Sudirman. Siapa saja mereka? Mereka adalah Bu Musrifah, Bu Suwarni, Bu Sutarmi, Bu Dewi dan Bu Umi Fathonah. Sebenarnya rekan saya yang perempuan bukan hanya mereka, tetapi baru mereka yang sudah menduduki usia cantik.

Tetapi, obrolan kali ini saya hanya akan membahas Bu Umi dan Bu Suwarni saja, karena baru mereka yang saya konfirmasi untuk saya ulas tuntas di sini. Lagipula, kalau saya menceritakan semuanya itu bisa-bisa menjadi buku. LOL…

Saya sih biasanya menyebut Bu Umi dan Bu Suwarni ini oeremouan tangguh. Kartini masa kini. Meski usia tak lagi muda, tetapi tetap bersemangat mengikuti era saat ini alias melek IT. Selain itu, mereka itu menginspirasi dan berprestasi. Banyak pencapaian yang mereka dapat di usia cantik.


Bu Suwarni, S.Pd


Beliau adalah wakil kepala sekolah SMP Islam Sudirman Ampel. Ibu dari 2 orang putra yang pintar dan patut dibangakan. Seorang isteri dari kepala sekolah SMK Karya Nugraha Boyolali. Seorang istruktur nasional Matpel PKn.

Bu Suwarni ini adalah salah satu rekan yang saya favoritkan. Meskipun Beliau ini berprestasi dan berada, tapi Beliau selalu rendah diri.

Bagaimana tak berprestasi, di usia cantiknya yang berkepala 4, Bu Suwarni ini masih semangat belajar IT. Di usia cantiknya, Beliau mendapat nilai UKG tanpa ada nilai merah di raportnya. Di usia cantiknya, Beliau menjadi instruktur nasional matpel UKG.

Dan satu lagi keberhasilannya yang membuat saya iri dan kelak ingin seperti Beliau. Di suai cantiknya, Beliau mampu mengantarkan suaminya menuju gerbang kesuksesan. Di usia cantiknya Beliau berhasil menjadi seorang ibu yang bisa mendidik anak-anaknya menjadi anak yang baik dan pintar. Yups, kedua putra Bu Suwarni ini bukan hanya pintar, tapi juga baik dan menjadi idaman para orang tua. Nurut dan tidak salah pergaulan. Bahkan meski hari-hari mereka selalu berurusan dengan gadget, mereka tetap memanfaatkan gadget sebagaimana mestinya. Untuk apalagi kalau bukan untuk mengukir prestasi sebagai kebanggan orang tua.

Lalu, kerendahan hati dan ketidaksombongan Bu Suwarni ini menjadi pelengkap pencapaiannya di usia cantik. Apa sih yang kurang dari kehidupan Beliau? Kalaupun Belia sombong, itu mah wajar. Tapi buktinya? Belia sama sekali tidak sombong bahkan tidak pernah memamerkan keberhasilannya. Buat saya, ini adalah sesuatu yang WOW…


Bu Umi Fathonah, S.Kom


Di atas adalah cerita cantik dari Bu Suwarni di usia cantiknya. Kali ini, saya mau bercerita tentang perempuan cantik yang baru setahun berada di usia cantik. Beliau adalah Bu Umi Fathonah, bisa dibilang kalau Beliau ini adalah rekan kerja yang paling dekat dengan saya karena setiap hari pekerjaan saya berhubungan dengan Beliau.

Sebenarnya Beliau bukan hanya rekan, tapi terkadang bisa jadi teman, kakak, bahkan lawan. Tidak jarang loh kami berbeda pendapat, terus berdebat, berakhir kemarahan tapi akhirnya ya sudah. Nanti sudah curhat-curhatan lagi.

Bagi saya, Bu Umi ini juga tidak kalah menginspirasi seperti Bu Suwarni. Di awal usia cantiknya, Beliau masih bertahan mengabdi di SMP Islam Sudirman Ampel. Padahal, rumah dan kantornya itu jauh. Untuk sampai di temapt kerja, bisa dibilang butuh perjuangan. Belia harus naik angkot, naik bus, sampai naik ojek. Tapi itu semua diabaikannya karena Belia terlanjur mencintai pekerjaannya. Gaji sebagai guru honorer yang terkadang tak cukup untuk ongkos transport juga bukan penghalang untuk berhenti bekerja. Karena Bu Umi selalu yakin, rejeki akan selalu datang tanpa disangka ketika kita mau berusaha dan menebar kebaikan. Yups, saya setuju karena sayapun sudah mempraktekkannya. Bekerja itu yang ikhlas. Karena bekerja adalah ibadah, semetara gaji adalah bonus.

Di usia cantiknya ini, Bu Umi menjelma menjadi sosok yang menginspirasi buat saya. Menginspirasi kalau belajar itu tidak pernah dibatasi oleh usia. Menginspirasi kalau usia matang tidak lantas menjadikan kita merasa sok bisa. Tidak malu belajar, tidak malu bertanya, itulah Bu Umi.

Bu Umi ini bukan sekedar guru, tapi Beliau juga penulis LKS. Dan saat ini, Beliau tertulari hobi saya, hobi apalagi kalau bukan blogging. Di awal usia cantiknya, Bu Umi pun melebarkan sayapnya menjadi seorang blogger.

Satu lagi yang saya suka dari sosok Bu Umi, beliau itu masa kini banget. Tak hanya melek IT, tapi Beliau adalah sosok yang humble dan mudah bergaul.



Itu adalah dua kisah perempuan cantik di sekitar saya. Pencapaian-pencapaian yang terkadang terlihat biasa, tapi faknya menginspirasi.

Dan di usia cantik mereka, tentunya mereka juga ingin terlihat cantik yang benar-benar cantik (cantik dari fisik). Dan cantik fisik itu bisa di dapat dari dalam dompet, betul enggak? Secara kan perawatan dan beli kosmetik itu kan mahal, ya kan ya kan ya kan *maksa padahal ada kosmetik murah.

Ngomongin kosmetik, ada loh perawatan yang bisa membuat cantik tapa harus ke dokter kulit. Yups, secara Loreal Paris Revitalif Dermalift hadir untuk perempuan yang berada di usia cantik.

  1. Revitalif Dermalift Night Cream

Saat malam, kulit beregenerasi 2x lebih cepat, krim dengan formula innovatif yang menstimulasi 8 natural lifters pada kulit wajah untuk mengoptimalkan regenerasi kulit wajah. Saat bangun tidur, kulit terasa lembab, lembut dan nyaman. Kulit terasa lebih halus dan elastis, kerut tersamarkan.

  1. Rivitalif Dermalift Day Cream

Formula Baru Dermalift yang berperforma tinggi ketika dikombinasikan dengan Pro Retinol A memiliki aksi intensif untuk merawat kekencangan kulit & anti-kerut secara efektif, dan memberikan perlindungan terhadap UVA & UVB untuk mencegah penuaan dini. Teksturnya lembut dan ringan meresap dengan cepat ke dalam kulit.

  1. Revitalif Intensive Repairing Essence

Serum membantu untuk memaksimalkan kerja produk perawatan kulit anda. Kandungannya 10 kali lebih aktif dibandingkan dengan Day Cream, sehingga memberikan perawatan intensif dan kulit terasa lebih kencang dan tanpak lebih muda

  1. Revitalif Milky Cleansing Foam

Mengangkat sisa make up, kotoran dan debu, menjadikan kulit bersih. Menyiapkan kulit untuk perawatan rutin Anti-wrinkle + firming untuk hasil yang lebih maksimal

Diperkaya dengan BHA + Glycerin yang secara lembut membantu mengangkat sel kulit mati dan menjadikan kuit Anda tampak muda.

Revitalift Dermalift  mengandung teknologi Baru Dermalift meningkatkan produksi 8 natural lifters yang merawat kekencangan kulit dari dalam, dikombinasikan dengan Pro-Retinol A bahan anti-wrinkle yang megoptimalkan regenerasi kulit. Mengandung Centella Asiatica dengan 2 aksi:

  1. Mencegah timbulnya kerutan dari dalam
  2. Memperbaikin kerutan dari luar

Buat kamu-kamu yang berada di usia cantik, jangan lupa Loreal Paris Revitalif Dermalift ya?

Pesan untukku menghadapi usia cantik

9 tahun lagi, saya akan bertemu dengan usia cantik. Jika ditanya sudah siap, ya siap. Untuk menghadapi usia cantik, saya harus tetap cantik. Cantik fisik, cantik hati, berprestasi dan menginspirasi. Tetapi semua itu tidak bisa dapatkan dengan mudah. Saya harus berjuang dan tetap berusaha.

Tips tetap cantik ala saya adalah berpikir positif. Berpikir positif akan membuat saya bahagia. Jika saya bahagia, saya bisa menebar kebaikan.

Sementara pikiran positif sendiri, bisa saya dapat dari kedekatan saya terhadap Tuhan yang Maha Esa.

“Lomba blog ini diselenggarakan oleh BP Network dan disponsori oleh L’Oreal Revitalift Dermalift.”

Witri Prasetyo AjiBeautyCompetitionUsia CantikCANTIK DI USIA CANTIK   CANTIK DI USIA CANTIK. Bicara soal cantik memang tidak pernah ada habisnya. Setiap perempuan pastinya selalu ingin tampil cantik. Dan setiap perempuan juga mempunyai caranya sendiri untuk tampil cantik. Padahal, cantik itu relatif. Ngomongin tentang cantik, sebenarnya apa sih definisi cantik itu? Menurut KBBI, cantik adalah elok;molek (tentang...Personal Blog Witri Prasetyo Aji

Comments

comments