REVIEW DAN GIVEAWAY : RAHASIA POLA PENDIDIKAN ANAK HEBAT

 

REVIEW DAN GIVEAWAY : RAHASIA POLA PENDIDIKAN ANAK HEBAT. Haloha sobat, how are you? Ciye… sok pinter nih pakai bahasa Inggris. Hehehe… Sekale-kale enggak apa-apa kan, yah? Hehehehe…

Sobat, kali ini aku mau cerita nih, eh ngereview sebuah buku parenting karya Viki Mukadar, seorang konsultan pendidikan anak dan remaja. Hmm, sebenarnya sih enggak Cuma mau ngereview doang sih, tapi mau bagi-bagi bukunya juga. Soalnya, menurut aku, nih buku recomended banget nget nget buat orang tua, calon orang tua pun buat guru.

Nah, daripada aku malah ngaor-ngidul yang bisa-bisa berakhir dengan curhatan ala-ala kayak biasanya, mendingan langsung cuz review bukunya, yah.

***

REVIEW BUKU RAHASIA POLA PENDIDIKAN ANAK HEBAT

Penulis                  : Viki Mukadar

Penerbit                : X Kanopi Media

Cetakan                 : Pertama, 1 Mei 2016

Buku setebal 197 halaman ini berisi soal 5 prinsip pola pendidikan anak hebat, 3 indikator anak bermasalah, ilmu kejiawaan dari Timur  “Quantum Balance Theory” dan study kasus nyata penanganan anak hebat mandiri. Jadi, buku ini itu bukan buku yang cuam asal tulis dari mengambil referensi X, Y, Z. Melainkan, penulis sendiri melakukan penelitian puluhan tahun.

Membaca buku ini kita enggak bakalan bosen, kenapa? Meskipun tebal, buku parenting yang satu ini enggak full paragraf-paragraf yang membosankan, tapi banyak gambar-gambarnya ala komik yang juga bakalan menarik perhatian anak-anak. Selain itu, tulisannya besar-besar, nadanya juga enggak pakai menggurui sich kalau menurut aku. Cara berceritanya itu seolah ngajak kita dalam obrolan santai tapi sarat akan ilmu.

Terus, dalam buku ini juga ada cerita-cerita pengalaman gitu dech. Cerita dari si X, Y, Z dan cerita itu bukan rekayasa melainkan memang terjadi serta bisa menginspirasi.

Sedikit aku jabarkan isi garis besarnya yah dari bab per bab. Dimulai dari BAB I. BAB I ini membahas tentang Buah Hatiku. Dama bab ini itu diceritakan kalau seorang anak adalah harapan orang tua yang dirawat dan dibesarkan sedari masih bayi yang imut dan lucu sampai usia dewasa lulus kuliah. Terus bercerita juga tentang mimpi buruk orang tua tentang anak-anak yang tidak tahu terima kasih. Bahkan diberi contoh nyata juga loh seputar cerita seorang anak yang tak tahu terima kasih hingga tega menjebloskan orang tuanya ke dalam penjara, bahkan ada kok anak yang tega membunuh orang tuanya. Dan cerita-cerita itu nyata, bukan rekayasa.

BAB II membahasa soal anak bermasalah dan anak hebat. Gimana sich caranya mengenal anak bermasalah dan anak hebat. Anak bermasalah itu yang kayak apa? Sedangkan anak yang bermasalah itu yang kayak apa? Bagaimana dengan masa depan anak hebat dan anak bermasalah? Ciri-cirinya kayak apa?

  

BAB III dijelaskan faktor-faktor penyebab anak menjadi manja dan bermasalah. Pada bab ini, kita akan dikenalkan dengan pengertian mental GAP. Mental GAP adalah istilah yang penulis dkk gunakan untuk menggambarkan kondisi pertumbuhan mental seseorang. Mental GAP sendiri ada 2, yaitu mental GAP Positif dan mental GAP Negatif.

Pada bab ini juga dijelaskan tentang penyebab kenapa seorang anak bisa menjadi anak manja dan bermasalah. Terus bagian ini juga membahas tentang konsep kejiwaan “keseimbangan semesta” atau Quantum Balance. Dari konsep ini dijelaskan tentang seseorang yang pemikirannya lebih dewasa dari usia dan juga sebaliknya, seorang yang pola pikirnya itu lebih muda dari usianya.

BAB IV adalah pembahasan soal pola pendidikan anak hebat mandiri. Seperti yang aku jelasin diawal tadi yah, buku seri parenting ini membahas 5 pola pendidikan anak hebat mandiri. Apa sajakah itu?

  1. Memetakan potensi anak terlebih dahulu
  2. Melakukan pendekatan dan menyamakan frekuensi dengan anak
  3. Membangun motivasi belajar anak
  4. Membangun fokus belajar anak
  5. Menetapkan metode belajar membangun kecerdasan utama

Kalau boleh jujur yah, bab ini adalah bab yang paling suka. Karena bab ini itu enggak Cuma memberikan pengetahun bagi kita para orang tua saja, melainkan juga untuk para guru. Di sini dijelaskan kalau setiap anak itu mempunyai keunikan (kelebihan) yang berbeda-beda yang kita tidak bisa mengajarkannya dengan cara pukul rata. Sebagai orang tua atau guru, alangkah lebih baiknya mampu memetakan apa kelebihan dan kekurangan seorang anak, karena itu bakalan berpengaruh untuk pola pendidikan nantinya. Jangan sampai yah, pola pendidikan salah terus malah menjadikan seorang anak menjadi anak bermasalah. Karena sebenarnya anak bermasalah itu adalah anak yang memiliki kelebihan energi atau memiliki energi yang besar dalam dirinya.

Dalam bab ini, aku juga jadi tahu soal guru yang hebat itu yang kayak apa. Kebetulan aku kan kerja di sekolah yang kesehariannya berhubungan dengan para guru. Yups, dan setelah aku ingat-ingat sich hampir sama kok dengan apa yang sering disampaikan oleh bapak kepsek. Guru yang hebat itu :

  1. Peduli kepada anak didik
  2. Ramah, baik, lucu dan bersahabat
  3. Pintar bercerita dan menjelaskan
  4. Memiliki keahlian tertentu

Dan satu lagi yang paling suka dari bab ini, yaitu soal metode belajar. Metode belajar itu tidak hanya fokus pada kecerdasan nalar saja (IQ), tapi setelah itu dipraktekkan (EQ), dan terakhir diamalkan dalam kehidupan keseharian (SQ). Seperti contoh, ada pelajaran agar anak membuang sampah pada tempatnya untuk menjaga kebersihan, anak lalu disuruh mempraktekkan yaitu membuang sampah pada tempatnya dan kemudian mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Etapi sayangnya, di Indonesia sendiri ini pola belajarnya lebih condong ke kecerdasan nalar. Banyak banget teorinya tapi jarang prakteknya, jadi ya banyak pelajaran yang tidak diamalkan dalam kesehariannya. Wajar sich kalau banyak anak dengan nilai akademik tinggi tapi attitudenya rendah.

BAB V membahas soal penanganan kasus nyata anak. Di sini ada beberapa cerita soal penanganan dari anak bermasalah tapi berhasil diarahkan menjadi anak hebat. Bab ini juga membahas pembagian usia anak, yaitu :

  • 0 – 5 tahun : usia bayi di bawah lima tahun
  • 5 – 11 tahun : usia anak-anak
  • 12 – 15 tahun : usia remaja awal
  • 16 – 19 tahun : usia remana akhir
  • 19 – 21 tahun : usia puncak pertumbuhan otal
  • Di atas 21 tahun : dewasa

Dan yang perlu kita ketahui, usia 19 – 21 tahun itu adalah usia yang terpenting dalam hidup seseorang.

BAB VI berisi soal tanya jawab. Hampir sama kok dengan bab V.

Nah sobat, di atas adalah review singkat mengenai buku Rahasia Pola Pendidikan Anak Hebat. Dan sekarang… saatnya giveaway.


GIVEAWAY BUKU RAHASIA POLA PENDIDIKAN ANAK HEBAT


Giveaway ini berlangsung selama 10 hari yah, mulai tanggal 20 Maret 2017 s.d 30 Maret 2017. Pengumumannya Insya Allah 7 hari setelahDL (semoga aku enggak sok sibuk, yah… LOL).

Okey, langsung ke intinya ajah, syarat mengikuti giveaway ini apaan sich? Yang jelas mah gampang enggak pakai ribet kok.

  1. Syarat wajib yah, like FB @xkanopi dan @tangkas mandiri
  2. Syarat kedua ini enggak wajib kok, boleh like FP saya Witri Prasetyo Aji, follow IG & Twitter juga boleh @witri_nduz, enggak juga enggak apa-apa kok (enggak wajib) tapi ada nilai plusnya kalau mau follow… heheh.. LOL
  3. Bagikan info giveaway ini (terserah di akun sosmed apa) yang penting saya di mention dan ajak minimal 3 teman untuk mengikuti giveaway ini (makin banyak makin okey yah)
  4. Jawab pertayaan di bawah ini di kolom komentar beserta link share infonya yah :

“Menurut sobat, anak hebat itu yang kayak gimana?”

Format jawabnya :

Nama           :

Jawaban      :

Link share    :

Udah gitu ajah, gampang dan enggak ribet, kan?

Witri Prasetyo AjiReview BukuREVIEW DAN GIVEAWAY : RAHASIA POLA PENDIDIKAN ANAK HEBAT   REVIEW DAN GIVEAWAY : RAHASIA POLA PENDIDIKAN ANAK HEBAT. Haloha sobat, how are you? Ciye... sok pinter nih pakai bahasa Inggris. Hehehe... Sekale-kale enggak apa-apa kan, yah? Hehehehe... Sobat, kali ini aku mau cerita nih, eh ngereview sebuah buku parenting karya Viki...Personal Blog Witri Prasetyo Aji

Comments

comments