[REVIEW FILM] : DANUR – I CAN SEE THE GHOST

 

Abdi teh ayeuna gaduh hiji  boneka 

Teu kinten saena sareng lucuna  

Ku abdi diacukan, acukan sae pisan

Cing mangga tingali boneka abdi 

 

Orang Sunda atau teman-teman yang sudah baca atau nonton film Danur pastinya sudah enggak asing lagi dengan lirik lagu di atas. Secara yah, lagu di atas adalah pembuka film Danur. Di mana Risa (Prilly Latuconsina) benar-benar bisa memerankan tokoh Risa dengan apik. Di mana dia bisa memerankan antara rasa takut dan sedih menjadi satu paket saat dia menyanyikan lagu Boneka Abdi sambil main piano dan nangis. Uh… antara seram dan kasihan.

Oh ya, sebelum aku bercerita tentang film Danur, bdw Danur itu apaan sih? Danur yang aku pikir nama orang, ternyata bukannn loh. Danur adalah bau mayat. Menurut KBBI, Danur adalah /da·nur/ n air yang keluar dari bangkai (mayat) yang sudah membusuk. Hii… ngeri kan yah?

Danur ini menurutku salah satu film horor yang berbobot. Bener-bener horor cint. Apalagi ternyata oh ternyata, film Danur ini adaptasi sebuah novel Gerbang Dialog Danur yang ternyata adalah kisah nyata dari seorang Risa Saraswati, gadis asal Bandung yang mempunyai kelebihan bisa melihat makhluk astral. Bahkan, Risa sendiri punya teman-teman hantu Belanda loh, yaitu Peter cs (Peter, Hans, William, Hendrick, dan Janshen). Etapi sayangnya, dalam film Danur, Risa hanya menceritakan 3 temannya doang, yaitu Peter, William dan Janshen.

 

Kenapa sih aku bilang film Danur ini merupakan film horor yang berbobot? Apa karena diambil dari kisah nyata?

 

Hmm… sebenarnya bukan itu, bukan karena diambil dari kisah nyata. Etapi penyajiannya itu loh, 90% seram, mulai dari pemeran hantunya, terutama hantu Mbak Asih (Shareefa Daanish) yang udah kayak valak dan lirikannya itu loh bener-bener mengerikan, terus musiknya yang mendadak bikin kaget. Dan yang paling aku suka sih enggak ada adegan grepe-grepe alias horornya orang dewasa (porno). Soalnya udah pada tahu kan, kebanyakan film horor Indonesia itu menampilkan adegan yang kayak gitu, terus artisnya seksi. Sementara film Danur ini enggak. Jadi, menurut aku, film Danur ini bener-bener film horor. Aku kasih 4 bintanglah dari 5 bintang.

 


Review Film Danur


Seperti yang aku bilang diawal, film Danur ini dibuka dengan adegan Risa besar (Prilly Latuconsina) nyanyi sambil nangis dan main piano. Selanjutnya, ceritapun dimulai. Saat Risa kecil (Asha Kenyeri Bermudez) berulang tahun ke 8, etapi sayangnya kedua orang tuanya terlalu sibuk. Papanya bekerja di LN, sementara mamanya—Ely (Kinaryosih) juga sibuk dengan pekerjaannya dan membagi waktu mengurus neneknya Risa (Inggrid Widjanarko) yang dirawat di rumah sakit.

 

Jelas dong yah, Risa kecil merasa kesepian. Dan diulang tahunnya ke 8, saat malam hari dia niup lilin sendirian, dia make a wish, pengen punya teman. Dan disaat itulah, datang Peter cs. Sejak saat itu, Risa jadi punya teman main. Dan Peter cs memang bukan hantu jahat kok, jadi di film Danur ini, Peter cs itu malah enggak kayak hantu, dia bener-bener hadir jadi teman main Risa.

 

Risa sering ngomong sendiri, Risa sering lari-larian sendirian, main petak umpet, jelas dong kalau Ely jadi curiga. Bahkan Ely sempat manggil psikolo (Aline Adita) tapi psikolognya malah ditakutin sama Peter cs. Akhirnya, Mang Ujang (Fuad Idris) si tukang kebun di rumah nenek Risa menyarankan agar Ely memanggil Mang Asep (Jose Rizal Manua). Yah… semacam dukunlah.

 

Dan setelah kejadian itu, akhirnya Risa dan Ely tahu kalau Risa ini indigo, dia punya tulang rusuk yang renggang. Anak seperti Risa enggak boleh ditinggalkan sendirian.

 

Risapun akhirnya bisa melihat wujud asli Peter cs yang seram. Dan sejak saat itu, akhirnya Risa berpisah dengan Peter cs.

 

Beberapa tahun kemudian…

 

Risa, Ely dan Riri—adiknya Risa (Sandrinna Michelle) kembali ke rumah nenek dan menggantikan Adri—sepupu Risa (Indra Brotolaras) untuk menjaga nenek.

 

Kejadian yang dialami Risa semasa kecil, ternyata juga dialami Riri. Sayangnya, hantu yang menemani Riri ini hantu jahat, bukan hantu baik seperti Peter cs. Hantu itu adalah Mbak Asih, hantu yang menghuni pohon besar dekat rumah neneknya Risa.

 

Awal kemunculan Mbak Asih yaitu disaat Riri tengah main sepeda bersama bonekanya dan sampai di pohon besar dekat rumah neneknya Risa. Di sana, Riri menemukan sisir kayu (jadul dech pokoknya) dan mengambilnya buat nyisirin rambut bonekanya. Nah… Mbak Asihpun muncul dan di malam hari saat hujan deras, Mbak Asih datang etapi dikira pengasuh…

 

Hantu Mbak Asih yang dikira pengasuh ini bener-bener seram loh. Bahkan dalam tampilan biasa, enggak banyak bicara, rambutnya panjang dan lirikannya tajam. Waspada ajah, Mbak Asih suka diem-diem datang dan ada di mana-mana… Hiiii…

Mbak Asih ini kesehariannya menemani Riri main. Dan ternyata, Mbak Asih ini menginginkan Riri. Membawa Riri ke alamnya. Di saat inilah, Risa bener-bener ketakutan dan butuh bantuan Peter cs untuk mencari Riri.

 

Sementara Ely, lagi-lagi datang bersama Mang Asep. Ternyata oh ternyata, Mbak Asih ini adalah sosok hantu yang mati bunuh diri karena punya anak tanpa bapak (perempuan jalang). Tabir masa lalu Mbak Asihpun sedikit dijabarkan, dia membunuh bayinya lalu bunuh diri di pohon besar itu.

 


Plus dan Minus dari Film Danur


Sesempurnya film Danur, tetap ada dong yah kekurangannya. Karena kesempurnaan hanyalah milikNya. Hehehe…

 

Secara keseluruhan, aku suka banget nget nget, tapi kurang puas. Aku kurang puas dengan cerita masa lalu Mbak Asih dan keterkaitannya dengan Peter cs. Apanya yang nyambung, yah? Karena aku sempat berpikir, Mbak Asih ini pengasuhnya Peter cs apa, ya? Secara Mbak Asih juga ngajarin Riri menyanyikan lagu Boneka Abdi—lagu yang menjadi kode buat Risa manggil Peter cs. Dan ternyata, Mbak Asih dan Peter cs itu malah seperti bermusuhan. So, buat aku, filmnya kurang lama euy.

 

Terus, penampilan neneknya Risa. Duh, nenek emang okelah secara peran. Bener-bener bisa memerankan seorang nenek yang tengah stroke. Etapi, penampilannya itu loh… seram.

Dan yang bikin aku kecewa itu, di saat Risa besar sholat, lah kok Mbak Asih dengan santainya ada di belakang Risa? Enggak kepanasan apa? Padahal sewaktu Mang Asep datang, Peter cs ajah lari loh.

 


Pesan yang diambil dari Film Danur


Aku dan tentunya Pak Wendi (temen nonton aku yang dari awal sampai akhir megangin tanganku… *pamer), sehabis nonton film pasti deh ngambil pesannya. Buat Pak Wendi yah terutama, pesan yang diambilnya itu : jangan biarkan anak kecil main sendirian!

Yups, jangan biarkan anak kecil main sendirian. Karena Risa maupun Riri, bertemu hantu disaat mereka tengah main sendirian. Hehe..

 

Okey… itu adalah review aku tentang film Danur. Ditunggu dech bukunya Risa Sarawati yang selanjutnya dijadikan film lagi….

Witri Prasetyo AjiReview Film#ReviewFilm: DANUR – I CAN SEE THE GHOST   Abdi teh ayeuna gaduh hiji  boneka  Teu kinten saena sareng lucuna   Ku abdi diacukan, acukan sae pisan Cing mangga tingali boneka abdi    Orang Sunda atau teman-teman yang sudah baca atau nonton film Danur pastinya sudah enggak asing lagi dengan lirik lagu di atas. Secara yah,...Personal Blog Witri Prasetyo Aji

Comments

comments