HOBI YANG MENJADI PROFESI, HINGGA MENGINSPIRASI

 

HOBI YANG MENJADI PROFESI, HINGGA MENGINSPIRASI. Mempunyai hobi yang bisa jadi profesi dan menghasilkan pundi-pundi materi adalah satu keberuntungan yang wajib disyukuri. Karena tak semua manusia mampu mendapatkannya.

Pun dengan saya. Butuh perjuangan dan doa hingga akhirnya hobi yang selama ini saya gandrungi bisa menjadi profesi sampingan yang memberikan income tambahan bagi saya. Dan bukan tidak mungkin, jika kelak saya akan fokus pada hobi saya itu dan menjadikannya satu-satunya profesi.

Meskipun hobi saya itu baru dikatakan profesi sampingan, akan tetapi pendapatan yang saya dapatkan bisa lebih banyak dari gaji bulanan saya. Dan satu lagi, betapa bahagia dan bersyukurnya saya ketika hobi saya itu menular ke teman-teman saya.

Yups, hobi itu adalah blogging…

Sebenarnya, hobi awal saya adalah menulis dan bercita-cita menjadi penulis. Meskipun belum banyak karya aya yang terbit di media, tapi Alhamdulillah karena saya sudah mempunyai buku sendiri dan ada juga cerpen dan cerita anak yang terbit.

Selain itu, kebahagian lain ketika hobi menulis menjadi profesi sebagai penulis adalah ketika ada yang inbox di sosial media dan suka dengan karya saya dan menunggu karya berikutnya. Di sini kadang saya merasa sedih, karena tahun ini belum ada novel ataupun cerpen yang turun ke media.

Etapi… Ada kebahagiaan lain yang wajib dan patut saya syukuri. Meskipun tahun ini saya bisa dibilang off dari dunia kepenulisan, akan tetapi saya tidak berhenti menulis. Saya fokus ke dunia perbloggingan. Hmm, ada sekitar 4 blog yang saya punya, ketiganya saya rawat, yang satu baru mulai saya rawat dan Insya Allah bakalan nambah lagi nih satu blog buat info traveling.

Menekuni dunia blogging ternyata membawa berkah tersendiri. Bukan hanya nambah income yang ternyata lebih cepat cair daripada menjadi penulis, akan tetapi saya nambah teman. Nambah ilmu dan ada teman-teman yang tertular ingin menjadi blogger seperti saya. Bahkan ada haters yang diam-diam mengikutinya. *abaikan…

Setahunan saya fokus di dunia perbloggingan. Ada blog gado-gado, blog yang saya kerucutkan fokus ke tema gadget dan blogging, ada blog yang fokus ke parenting dan Insya Allah bulan ini ada blog yang fokus ke tema literasi dan traveling.

Mengurus beberapa blog bukan hal yang mudah. Apalagi ngeblog itu tidak segampang menulis. Bagi saya. Karena ngeblog banyak yang dipikirkan, bukan hanya hanya EYD dalam kepenulisan saja, tapi zaman sekarang itu ngeblog juga mikirin tampilan alias template, mikirin gambar atau infografis, belum lagi statistik blog seperti DA, PA ataupun Alexa.

Akan tetapi, mempunyai blog yang sudah TLD alias dotcom,dotnet,dotid dlln itu job review gampang mampir. Terus pembayarannya juga cepat. Beda dengan menulis, apalagi nulis novel itu butuh waktu lama, kirim ke penerbit nunggu ACC-nya juga lama, terus setelah di ACC, nunggu royaltinya juga lama.

Etapi, meski begitu bukan berarti saya kapok jadi penulis. Enggak kok, salah satu resolusi tahun depan adalah kembali menulis. Apalagi ada yang suka dengan karya saya, bahkan ada yang mau belajar jadi penulis.

Ketika Menjadi Blogger Menular Ke Teman-teman

Bahagia itu sederhana. Ada beberapa teman di sosial media yang diam-diam mengunjungi blog saya, terus minta diajarin bikin blog dan akhirnya terjun ke dunia blogging. Terus, ada rekan kerja juga yang tertular menjadi blogger, dan kepengen seperti saya, datang ke event sana-sini ngumpul banyak teman terus rekening menggendut karena job review. Atau kalau enggak, dapat voucher dan bisa belanja-belanji beliin mainan buat Arjuna, duh… dari ngeblog akhirnya rejeki bertambah.

Bukan hanya itu saja, bahkan ada teman dari dunia sekampung yang jarang bertemu tiba-tiba chat saya di BBM dan mengaku terinspirasi dengan apa yang saya tulis. Padahal tulisan saya yang dibacanya itu tulisan curhat. Duh duh… berasa malu gimana gitu. Tapi senangnya, dia kepengen menulis kisah cintanya yang saya sudah tahu kayak gimana, ya? Etapi dia kesulitan menulis.

Sementara cerita lain akan kebahagiaan saya sebagai blogger adalah ketika tulisan saya bermanfaat. Pernah saya menulis soal belanja online di salah satu e-commerce, dan tiba-tiba ada yang mengirim ke email saya untuk mengisi kuisioner tentang e-commerce tersebut. Kuisionernya sih untuk tugas akhir, dan dia mengirim email ke saya karena habis baca blog saya.

Ternyata, menulis dan blogging, dua hobi yang menjadi profesi saya dan menghasilkan pundi-pundi materi ini bisa jadi inspirasi buat teman-teman. Gaya menulis yang sebenarnya masih amburadul dan gambar atau infografis yang masih seadanya bukan alasan untuk berhenti berkarya.

Mari berkarya, semangat menebar tulisan dan jadi wanita yang menginspirasi bagi sesama. #HappyBlogging.

Witri Prasetyo AjiCompetitionHOBI YANG MENJADI PROFESI, HINGGA MENGINSPIRASI   HOBI YANG MENJADI PROFESI, HINGGA MENGINSPIRASI. Mempunyai hobi yang bisa jadi profesi dan menghasilkan pundi-pundi materi adalah satu keberuntungan yang wajib disyukuri. Karena tak semua manusia mampu mendapatkannya. Pun dengan saya. Butuh perjuangan dan doa hingga akhirnya hobi yang selama ini saya gandrungi bisa menjadi...Personal Blog Witri Prasetyo Aji

Comments

comments