NIKMATI KEMUDAHAN DAN KEMANANAN GERAKAN NASIONAL NON TUNAI (SMART MONEY WAVE)

 

NIKMATI KEMUDAHAN DAN KEMANANAN GERAKAN NASIONAL NON TUNAI (SMART MONEY WAVE). Sebagai seorang emak digital, yang namanya belanja online, transfer mentransfer sampai dengan belanja offline etapi cukup menggunakan sebuah kartu adalah sesuatu hal yang biasa. Apalagi gajian masa kini juga lewat transfer mentranfer alias lewat bank, tidak seperti zaman dahulu kala, kita menerima gaji dalam bentuk uang.

Pengalaman kehilangan uang tunai sehabis gajian adalah satu hal yang tak bisa terlupakan. Bayangkan, di kantor uang bisa hilang? Waktu itu, saya sengaja tarik tunai dalam jumlah yang lumayan banyak karena mau membayar beberapa tagihan serta belanja bulanan, etapi setelah cek dompet? Uang saya berkurang saudara-saudara! Diambil tuyul atau tuyul berambut? ^ehhh

Semenjak saat itu, saya seolah seperti orang kapok. Sehabis gajian tidak langsung tarik tunai di ATM. Melainkan, saya sengaja mentransfer gaji saya dan suami ke rekening pribadi. Membayar tagihan juga langsung transfer saja, pun soal beli pulsa. Saya mah sering banget beli pulsa lewat m-banking. Hal ini memang saya lakukan demi sebuah keamanan, mengantisipasi uang hilang dicolong tuyul.

Sementara soal berbelanja, saya sendiri adalah seorang yang doyan belanja online. Karena bagi emak sok sibuk seperti saya, belanja online adalah alternatif terbaik untuk memenuhi kebutuhan saya. Saya tinggal browsing di web atau menginstal beberapa aplikasi e-commerce, bisa shopping cukup dari mana saja kapan saja dan membayarnyapun juga cukup lewat smartphone. Yups, saya memang menggunakan fasilitas m-bangking. Karena bagi saya, m-banking itu memang suatu keharusan. Sebagai seorang blogger yang sering dapat transferan fee job, wajar dong kalau saya menggunakan m-bangking. Selain itu, m-bangking juga sering saya gunakan untuk membayar belanjaan online dan beberapa tagihan.

Sedangkan kalau belanja secara offline, biasanya sih saya belanja bulanan. Belanja kebutuhan pokok untuk anak dan keluarga. Meskipun belanjanya secara offline, saya tidak membayarkan memakai uang tunai. Melainkan, memakai kartu debet saya. Yah, secara saya kan tidak punya kartu kredit, takut tidak bisa membayar tagihan. Makanya, belanja sana-sini hanya mengandalkan kartu debet.

Memang bukan hal yang aneh kok, ketika belanja online atau offline menggunakan kartu debet. Secara, perkembangan teknologi semakin canggih. Membayar belanjaan memakai kartu debet dirasa lebih mudah dan aman. Tidak perlu takut uang hilang karena dicuri atau uang hilang karena jatuh atau kecopetan. Secara yah, kartu debet hanya kita dan orang-orang yang tahu pin-nya yang bisa menggunakannya.

Selain itu, bertransaksi menggunakan kartu debet lebih mudah, aman dan menguntungkan. Salah satu keuntungannya yang saya dapatkan adalah saya berasa lebih irit. Yup, merasa lebih irit. Soalnya saya Cuma memagang uang tunai sedikit, biasanya sih mentok seratus ribu doang, jadi kalau lagi jalan-jalan, pengen jajan atau shopping kudu tarik tunai dulu di ATM. Kadang malas tarik tunai di ATM karena tidak ada ATM terdekat dan hasilnya saya tidak jadi jajan ataupun shopping. Heheh…

Belajar dari pengalaman dan melihat pola hidup saya, secara tidak langsung sih saya mendukung Gerakan Nasional Non Tunai alias Smart Money Wave. Secara, saya memang salah satu emak-emak yang jarang banget bertransaksi dengan uang tunai dan lebih memanfaatkan m-bangking.

But the way, apa sih Gerakan Nasional Non Tunai atau Smart Money Wave itu? Gerakan Nasional Non Tunai(GNNT) yang  dicanangkan oleh Bank Indonesia pada 14 Agustus 2014 dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan instrumen nontunai, sehingga berangsur-angsur terbentuk suatu komunitas atau masyarakat yang bertransaksi nontunai dengan menggunakan instrumen nontunai (Less Cash Society/LCS) dalam kegiatan ekonominya. Dan dari GNNT ini, banyak sekali manfaatnya. Diantaranya :

  1. kepraktisan bertransaksi dan keamanan dalam membawa instrumen non tunai dibandingkan dengan uang tunai
  2. efisiensi biaya antara biaya produksi instrument nontunai dengan biaya pencetakan, peredaran serta pengelolaan uang tunai tunai
  3. encatatan transaksi secara otomatis sehingga memudahkan dalam menghitung aktivitas ekonomi. Hal tersebut tentu dapat mencegah underground economy yang umumnya dilakukan dalam bentuk tunai
  4. penggunaan alat pembayaran non tunai juga akan meningkatkan sirkulasi uang dalam perekonomian (velocity of money)

Gerakan Nasional Non Tunai? Mudah, aman dan praktis loh…

 

Witri Prasetyo AjiCompetitionNIKMATI KEMUDAHAN DAN KEMANANAN GERAKAN NASIONAL NON TUNAI (SMART MONEY WAVE)   NIKMATI KEMUDAHAN DAN KEMANANAN GERAKAN NASIONAL NON TUNAI (SMART MONEY WAVE). Sebagai seorang emak digital, yang namanya belanja online, transfer mentransfer sampai dengan belanja offline etapi cukup menggunakan sebuah kartu adalah sesuatu hal yang biasa. Apalagi gajian masa kini juga lewat...Personal Blog Witri Prasetyo Aji

Comments

comments