CARA MENGATUR KEUANGAN A LA FREELANCER DAN HONORER

“Wit,, ikut asuransi ini yuk…

Eh, ikut asuransi yang sama kayak aku saja, manfaatnya banyak banget, terus punya banyak kelebihan hlo… Asuransi jiwa yang aku ikutin ini tuh preminya murah banget. Bahkan kita bisa nentuin sendiri loh biaya preminya.”

Dan bla… bla… Temanku menjelaskan tentang pentingnya asuransi jiw yang bakalan memberi perlindungan pada keluarga kita seandainya hal buruk ternjadi sama kita.

Aku cuman bisa tersenyum… heheheh 😊

Lah gimana coba? Kerjaanku cuma freelancer (jadi blogger dan influencer) yang pendapatannya tiap bulan enggak pasti dan jadi honorer dengan gaji yang Cuma cukup buat bayar SPP anak TK. Terus kalau ikut asuransi, mau bayar pakai apa? Okelah kalau job ngeblog dan ngebuzzer ramai, itupun fee cair juga kadang enggak tepat waktu loh ya? Kalau enggak? Gimana? 

Pendapatan yang tidak pasti, sementara kebutuhan setiap hari semakin meningkat. Sebagai seorang isteri dan seorang ibu, aku harus belajar bagaimana cara mengatur keuangan keluarga untuk masa depan keluarga yang lebih baik. Karena aku enggak tahu apa yang terjadi dengan masa depan aku dan keluargaku, setidaknya aku harus berjaga-jaga.

Sedikit cerita nih, keuangan keluarga yang amburadul dan tidak direncanakan sementara musibah bisa saja dataing kapan saja bisa loh merusak masa depan anak. Seperti yang terjadi sama suami aku, kesalahan dalam mengatur keuangan keluarganya zaman dulu, terus musibah datang terjadi, alhasil suamiku harus merelakan lulus SMA tidak langsung kuliah. Padahal waktu itu dia diterima di salah satu perguruan tinggi ternama di Bandung. Yang pada akhirnya, aku dan suami mikirnya : mungkin kegagalanmu adalah cara Tuhan mempertemukan kamu sama aku… hahahah… #pengobatkecewa

Terus, aku sama suami juga sempat kocar-kacir memikirkan keuangan keluarga. Etapi keberuntungan kami adalah orangtua kami masih sama-sama peduli dan memikirkan keadaan kami. Waktu itu, kami menikah baru 1,5 tahun dan dalam keadaan hamil besar. Pas mau tujuh bulanan, kami kena musibah. Motor aku dipinjam teman lama suamiku dan dibawa kabur. Padahal motor adalah kuda besiku buat ke kantor. Maklum yah aku tinggal di desa, enggak ada gojek—bahkan sampai sekarang masih sulit—jadi harus punya kendaraan pribadi. Setelah itu, tidak ada dua bulan aku lahiran Juna. Daaaannnnn… aku divonis panggul sempit. Mau tidak mau harus operasi. Ndilalah, waktu itu aku dan suami juga enggak ikut asuransi apapun. Mau tidak mau? Bayar! Dan enggak Cuma sejuta dua juta, hamper sepuluh juta. Belum lagi beli perlengkapan bayi, terus mau aqiqah juga. Oh Tuhan… sungguh… keberuntungan kami adalah orangtua kami masih memikirkan kebutuhan kami.

Iya, kami beruntung! Tapi bukan berarti selamanya bakalan bergantung juga sama orang tua. Aku dan suami tidak mau mengulang sejarah. Termasuk enggak mau kalau nanti Juna bakalan mengalami apa yang dialami ayahnya. Gagal kuliah di tempat impian, yah meskipun pada akhirnya bisa kuliah sih tapi bukan kuliah dengan jurusan yang diinginkan. Terus, aku dan suami juga mulai mikir kalau punya anak lagi terus operasi lagi enggak bisalah terus-terusan bergantung sama orangtua. Maka dari itu, sebagai manager keuangan keluarga aku banyak belajar soal cara mengatur keuangan keluarga.

Langkah untuk mengatur keuangan keluarga untuk perencanaan masa depan yang lebih baik

Karena aku sayang keluarga kecilku, apalagi sama Juna, sudah pasti aku ingin yang terbaik buat dia. Seperti menyekolahkan Juna setinggi-tingginya dan tentunanya di sekolah yang ‘bagus’ juga, ngasih dia fasilitas biar enggak ketinggalana sama teman-temannya. Nah, semua itu bukan hal yang mudah. Apalagi kerjaan aku Cuma freelancer dan honorer dengan pendapatan yang tak tetap. Jadi, harus pintar-pintarnya aku mengelola keuangan. Apalagi takdir enggak ada yang tahu juga kan? Kalau terjadi sama aku gimana? nah… jangan sampai ya 😊 doakan aku berumur Panjang dan rejeki mengalir seperti air… aamiin.

Cara mengatur keuangan keluarga yang sudah aku terapkan adalah : menabung (menabung di bank dan menabung emas untuk investasi), reksadana dan asuransi. Asuransi yang aku ikuti baru asuransi jiwa karena asuransi jiwa ini adalah asuransi yang bakalan memberi perlindungan pada keluarga kita jika sampai terjadi sesuatu kepada kita seperti meninggal dunia, sampai saat ini belum ikut asuransi untuk anak seperti asuransi Pendidikan. Karena soal Pendidikan aku masih mengandalkan tabungan Pendidikan. Tapi bukan berarti aku enggak melek asuransi Pendidikan, tetap mikir kok tapi belum daftar saja… hehehe

Bicara soal asuransi, awalnya memang aku sama sekali enggak tertarik karena aku belum paham soal premi, polis, dan takut dengan premi yang rata-rata mahal. Itu dulu yah sebelum aku kenal sama Flexi Life Protection.  Flexi Life Protection ini adalah asuransi dari Astra Life. Btw, sudah tahu belum?

Flexi Life darii Astra Life

Astra Life adalah perusahaan asuransi jiwa di Indonesia yang percaya bahwa perlindungan asuransi harus mengikuti analogi tarampolin yang dapat membuat orang melompat lebih tinggi untuk mencapai impian dan tujuan mereka tanpa ada rasa takut gagal. Di mana astra life ini mempunyai visi Astra Life in every home dan misi Bring peace of mind and prosperity to millions of Indonesians. Sementara Flexi Life adalah asuransi jiwa murni yang dimana Uang Pertanggungan dan Preminya bisa ditentukan oleh nasabah sendiri.

Flexi Life Protection ini asuransi yang ‘berbeda’ dengan kebanyakan asuransi yang kita kenal, karena Flexi Life Protection ini daftar dan klaimnya bisa dilakukan secara online—Flexi Life Protection ini kan asuransi jiwa fleksibel jadi memang memudahkan—dan preminya bisa kita tentukan sendiri terus tiap bulannya juga bisa berbeda loh. Jadi bayar preminya sesuai risiko saat ini. Lebih lanjut tentang keunggulan Flexi Life Protection ini antara lain :

  1. Perlindungan bisa ditentukan sendiri hingga 5 Miliar tanpa perlu repot cek medis. Semuanya bisa dilakukan online di ilovelife.co.id. Perlindungan ini nantinya juga bisa diubah tanpa harus tutup polis atau beli polis baru, cukup 1 polis seumur hidup.
  2. Cukup bayar sesuai risiko saat ini atau usia saat mendaftar. Misalnya, di usia saya yang masih muda ini, risiko yang saya miliki lebih kecil dibanding dengan orang berusia lebih tua. Sehingga premi bisa dibayar lebih murah dan disesuaikan dengan risiko hidup setiap tahunnya. Polisnya juga otomatis bisa diperpanjang hingga usia 85 tahun
  3. Dapat mengubah premi secara online sesuai kebutuhan dan kemampuan kita, misalnya bulan ini bayar Rp 500.000/bulan namun karena bulan depan harus renovasi kamar mandi, jadi pembayaran premi bisa diturunkan menjadi Rp 200.000,-
  4. Pembayaran premi dapat dilakukan secara per-bulan atau per-tahun akan tetapi premi per-tahun harganya lebih murah
  5. Tanpa biaya komisi, jadi premi yang dibayarkan bisa lebih ekonomis

Oh ya, teman-teman semua juga bisa loh mencoba simulasi asuransi FLexi Life ini. Teman-teman langsung saja ke https://ilovelife.co.id/ dan klik cek sekarang terus ikuti step by stepnya 😊 saya sih sudah mencoba dan itu mudah banget, teman-teman juga bisa ikut mencobanya… Oh ya, kalau mencoba simulasinya, jangan lupa klik yang di pojok kiri bawah, nah jangan lupa klik PUNYA KODE PROMO, dan masukkan nama sesuai KTP terus kode promonya BLOGWITRI34.

Memangnya, apa sih manfaatnya ikut asuransi Flexi Life?

Manfaatnya ikut Flexi Life Protection Protection dari i Astra Life adalah membantu teman-teman semua mempersiapkan dana untuk orang yang kalian cintai apabila terjadi risiko meninggal dunia. Flexi Life Protection ini  memberikan 100% Uang Pertanggungan kepada Penerima Manfaat yang ada di Polis apabila orang yang diasuransikan (Tertanggung) meninggal dunia karena sakit ataupun kecelakaan.

Berjaga-jaga itu penting banget, apalagi sekarang tuh banyak kejadian yang tiba-tiba sakit atau tiba-tiba meninggal. Umur manusia kan tidak ada yang tahu, pun apa yang bakal terjadi nanti juga enggak ada yang tahu. 

Jadi… yuk ah coba simulasi Flexi Life Protection Protection, mau daftar juga boleh kok. Ingat yah, asuransi Flexi Life Protection ini uang kecil untuk uang besar 😊

Selain Flexi Life Protection, ada juga Flexi Critical Ilness loh teman-teman. Flexi Critical Ilness ini adalah asuransi penyakit kritis yang bisa teman-teman  #Atur Sendiri dan cukup bayar sesuai risiko saat ini.Flexi Critical Illnes ini keunggulannya yaitu melindungi teman-teman dari risiko 3+1 penyakit kritis yang paling sering dialami.

Untuk premi Flexi Critical Ilness ini juga sesuai risiko loh teman-teman. Hampier sama kok dengan Flexi Life, cuman Flexi Critical Ilness ini mengcover risiko keungan yang terjadi karena penyakit stroke,jantung, kanker dan kanker tahap awal.

Wah… asuransi Astra Life ini memang benar-benar memberi manfaat yah teman-teman. Asuransi terbaik di Indonesia yang fleksibel. Sudah daftar dan klaimnya mudah bisa dilakukan secara online, preminya juga bisa kita pilih sendiri, eh bisa juga menanggung penyakit serius. 

Saya sudah ikut asuransi jiwa Flexi Life, dan sekarang saya merasa yakin kalau asuransi Flexi Life dari Astra Life sangat membantu mewujudkan rasa tenang akan masa depan. sekarang giliran kalian 🙂 

Witri Prasetyo AjiFinanceUncategorizedCARA MENGATUR KEUANGAN A LA FREELANCER DAN HONORER “Wit,, ikut asuransi ini yuk…” “Eh, ikut asuransi yang sama kayak aku saja, manfaatnya banyak banget, terus punya banyak kelebihan hlo… Asuransi jiwa yang aku ikutin ini tuh preminya murah banget. Bahkan kita bisa nentuin sendiri loh biaya preminya.” Dan bla… bla… Temanku menjelaskan...Personal Blog Witri Prasetyo Aji

Comments

comments