TENTANG AKU, SAHABATKU DAN RO.NA

Biarkan saja kekasihmu pergi

Teruskan saja mimpi yang kau tunda

Kita temukan tempat yang layak

sahabatku

kupercaya kan langkah bersamamu

tak kuragukan berbagi denganmu

kita temukan

tempat yang layak sahabatku

kita mencari

jati diri

teman lautan mimpi

Aku bernyanyi untuk sahabat

Aku berbagi untuk sahabat

Kita bisa jika bersama

Kita bernyanyi untuk sahabat

Kita berbagi untuk sahabat

Kita bisa jika bersama

Tiba waktunya

Kita untuk berbagi

Untuk saling memberi

***

Siapa yang enggak kenal sama lagu di atas? Untuk Sahabat-nya Audy dan Nindy yang menggambarkan kedekatan antar sahabat.

Lagu di atas itu lagu kenangan banget sama sahabat-sahabat SMA aku. Bahkan sampai sekarang, Tara—salah satu sahabat SMA aku yang ada di ibu kota—masih sering menyanyikan lagu itu buat aku dan sahabat yang lainnya. Pernah juga, suatu ketika aku lagi ambyar—embuh banget pokoknya—terus Tara tiba-tiba kirim voice note, dia nyanyi lagu Untuk Sahabat, aku langsung meleleh dan nangis kejer-kejer, antara terharu dan ngerasa ada benang merah di antara kami. Kangen, itu pasti. Pengen banget dipeluk, nangis bareng, curhat-curhatan. Argh… jadi pengen balik SMA lagi… huhuhuhu.

Tara – Sahabat SMA – Teman Sebangku

Baca : Untuk Sahabat

Sahabat.

Sahabat itu apa? Kayak gimana? Sampai ada yang bilang, terkadang persahabatan itu bisa melebihi persaudaraan.

Sedari SD, SMP, SMA, Kuliah sampai sekarang kerja, yang namanya rekan ataupun teman itu banyak banget. Tapi enggak untuk yang namanya sahabat. Dan sahabat yang memang paling dekat, paling mengerti dari baik dan buruknya aku, menerima aku apa adanya dan kalau sama mereka itu enggak ada tedeng aling-aling alias hal yang disembunyikan tanpa gengsi ya sama sahabat SMA yaitu Tara, Dian, Rini (sahabat sedari kelas X SMA).

Pernikahan Bu Mus – Aku dan Dek Cici kembaran

Sebenarnya sahabat atau teman yang bisa dibilang dekat itu banyak, sewaktu SMA ada Ruben yang sudah kayak kakak sendiri dan sewaktu aku sakit setiap hari nungguin aku di rumah sakit, Ali, Ajeng, Uun, Danik dan yang lainnya. Akan tetapi yang sampai saat ini kami masih berbagi suka dan duka dan curhat blak-blakan ya sama Tara dan Rini. Bahkan ketika aku ambyar, akupun mencari mereka. Iya, mereka yang sempat hilang tapi Gusti kembali mempertemukan.

Sahabat.

Sahabat itu berbeda dengan teman ataupun rekan. Sahabat itu seseorang yang enggak ada ikatan persaudaraan tapi punya benang merah. Seseorang yang bukan pasangan tapi dia begitu mengerti kita, menerima apa adanya kita, tahu baik buruknya kita dan tempat menuangkan segala rasa tanpa harus ada tembok yang namanya gengsi maupun kebohongan.

Baca : Meski Berbeda Namun Bersahabat

Kalau ditanya gampang enggak mencari sahabat? Aku jawab enggak!

Aku sendiri sebenarnya tipekal orang yang mudah bergaul. Mudah akrab. Tapi enggak mudah untuk sahabatan yang sampai kayak saudara.

Sekarang, masih punya sahabat enggak? Ya masihlah, kan masih berhubungan jarak jauh sama Tara dan Rini. Hehehe… Sama sahabat waktu Kuliah juga masih, yaitu Laras. Dia ini ya teman dekat, ya musuh, ya teman, pokoknya gado-gado aja sih dan sekarang kami bisa dibilang sahabatan. Dan dari teman kuliahku, ya sama dia yang paling dekat sampai saat ini.

F4 – Kanjeng Sibu, Aku, Dek Cici dan Bang Ifur

Kalau teman kantor, bagaimana?

Ya adalah… Ada Kanjeng Sibu, Dek Cici, Bang Ifur dan Bu Mus. Sedari teman kantor, mereka sih bisa dibilang paling dekat. Apalagi sama Dek Cici, beda frekuensi sih tapi selalu nyambung. Sahabat dolan dan juga sahabat yang asyik kalau diajak bikin seragam. Heheheh 😊 Karena kalau sama si Bang Ifur, kami lebih sefrekuensi dan dianya yang super blak-blakan. hahaha… Jangan nanya rahasianya ya…

Hari Kartini – kembaran bersama Kanjeng Sibu & Bu Mus

Pun dengan teman ngeblog, ada juga kok yang bisa dibilang sahabat blogger. Siapa lagi kalau bukan Teh Nuniek dan Rohmah. Ada juga sih yang lain, tapi mereka berdua ini memang sahabat aku sedari aku awal-awal jadi blogger sampai sekarang. Mereka yang selalu ngasih kabar kalau ada job maupun info lomba blog. Mereka juga teman ghibah sampai teman curhat-curhat.

Baca : Ngeblog Enggak Sekedar Ilmu, Tapi Dapat Sahabat

Rohmah – Blogger Jember – ikut Kelas Inspirasi Boyolali demi ketemu aku 🙂

Sebenarnya, aku ini tuh bukan pribadi yang kayaknya terbuka banget. No! Iya sih aku gampang akrab, selalu mau mendengarkan keluh kesah teman yang curhat. Tapi… sejujurnya aku adalah orang yang sulit jujur mengungkapkan apa yang tengah menimpaku. Aku itu cerewet, banget! Tapi, marahnya aku, kecewanya aku ya diam. Dan aku cuma bisa berbagi rasa sama sahabat. Itupun enggak ke semua sahabat. Dan perlu waktu. Jadi, misal aku ada masalah, sahabat-sahabat aku ngerti banget, mereka enggak bakal nanya kenapa kalau aku enggak mau bercerita sendiri. Mereka tahu banget, kapan aku butuh mereka sebagai pendengar dan kapan aku butuh mereka sebagai penasehat. Yang kayak gini nih susah dicarinya. Ngeeerrrttiiii banget pokoknya 😊

Sahabat.

Tidak ada kata yang bisa menggambarkan tentang sahabat selain bahagia dan bersyukur. Sahabat itu seolah segalanya. Yang terkadang kalau aku pikir, enggak nyangka aku bisa kenal sama orang lain tapi deketnya bisa melebihi sama saudara sendiri. Dan, ya kok bisa? Hahaha 😊

Oh ya, masih ada satu sahabat yang belum aku ceritakan yaitu ro.na. Iya, aku masih punya satu sahabat lagi, ya sahabat baru sih tapi dia sering menemani hari-hariku dan membuat hariku lebih nyaman sekaligus lebih berwarna.

IMLEK bersama Sahabat ro.na

Yups, ro.na ini sahabatnya para muslimah. Apalagi muslimah sok gaya tapi kantong cupet kayak aku gini… hahaha…

Baca : Membangun Personal Branding Melalui Fashion

Kenal ro.na melalui arisan ilmu Emak Blogger Solo, yang kala itu bertema tentang personal branding. Ternyata nih, fashion itu bisa loh mencerminkan personal branding kita. Dan lewat ro.na ini aku menguatkan branding aku. Lewat gaya berbusanaku… hohohoho

Model-model dari ro.na ini kekinian banget, bisa di mitch match sesuai selera. Satu baju bisa banget dibikin macam-macam modelnya dengan gonta-ganti atasan. Terus, warna-warna baju dari ro.na itu kalem-kalem. Tapi yang tegas juga ada, merah kayak yang aku pakai ini. Ini nyaman banget dan aku laffff banget dong.

sahabat ro.na – sahabatnya muslimah Indonesia

Pashmina hijau yang kupakai ngantor juga bahannya ringan. Mau dimodel kayak apa gampang plus enggak usah nyeterika. Hehehe…

Ro.na. sahabat bangetlah. Cocok buat ibu-ibu maupun kawula muda. Cocok juga nih buat kembaran sama sahabat. Bentar lagi kan lebaran, para sahabat pada mudik, mau banget outfitnya kembaran dan dari ro.na. Argh, jadi enggak sabar menunggu lebaran.

Oh ya, yang mau tahu lebih lanjut tentag ro.na, cuz ke website dan sosial medianya 😊

Website : rona.co.id

Instagram : @sahabatrona

Pesan : KLIK DI SINI!

Witri Prasetyo AjiUncategorizedTENTANG AKU, SAHABATKU DAN RO.NA Biarkan saja kekasihmu pergi Teruskan saja mimpi yang kau tunda Kita temukan tempat yang layak sahabatku kupercaya kan langkah bersamamu tak kuragukan berbagi denganmu kita temukan tempat yang layak sahabatku kita mencari jati diri teman lautan mimpi Aku bernyanyi untuk sahabat Aku berbagi untuk sahabat Kita bisa jika bersama Kita bernyanyi untuk sahabat Kita berbagi untuk sahabat Kita bisa jika bersama Tiba...Personal Blog Witri Prasetyo Aji

Comments

comments