BERANI BERBEDA DENGAN ASUS VIVOBOOK S14 S433

Hallo teman-teman semua, apa kabarnya? Kalian masih setia #dirumahaja atau sudah menikmati #newnormal? Yang bekerja masih #workfromhome atau sudah #workfromoffice? Kalau yang sekolah jelas yah, masih menggunakan metode daring dan #belajardarirumah.

ASUS VivoBook S14S 433

Sadar enggak sih teman-teman semua, kalau pandemi corona ini tidak hanya mengajarkan kita untuk lebih memperhatikan kesehatan dan tentunya memberi pelajaran agar kita lebih bersyukur, akan tetapi pandemi corona juga mengajarkan kita untuk lebih melek teknologi. Kita yang biasanya bertemu muka antar muka, kini udah enggak bisa lagi dan cukup dari smartphone ataupun laptop. Bukan hanya belanja aja yangsecara online, sekarang bekerja dan belajarpun juga secara online. Bahkan, buat anak kuliah nih, sidang dan wisudanya juga secara online. Seminar dan rapatpun juga begitu, lantas bagaimana kalau kita gagap teknologi? Ya jelas bakalan ketinggalan kereta šŸ™

Kalau sudah menyangkut teknologi, bakalan panjang yah teman-teman. Tapi ya kembali lagi, sekarang kalau enggak melek teknologi ya bakalan ketinggalan. Bahkan, gadget yang dulunya tergolong bukan barang wajib, sekarang sudah menjadi wajib. Bukan cuman wajib punya smartphone, tapi kalau keadaan seperti ini terus, lama-lama punya laptop juga terbilang wajib sih kalau menurut aku. Contoh nyatanya, zaman saya SMA, enggak punya laptoppun enggak apa-apa, jangankan laptop, komputer bahkan hp saja ada yang enggak punya, sekolah masih nenteng banyak buku. Sekarang? Anak tetangga yang baru masuk SMP saja sudah minta dibeliin laptop, buat mengerjakan tugaslah, ntar kalau enggak punya bakalan ketinggalan…

ASUS VivoBook S14 S433

Nah, yang namanya teknologi sekarang ini bukan hal yang asing lagi, kan? Dan aku akan memulai sebuah cerita, tentang AKU, TEKNOLOGI DAN AKU YANG BERBEDA.

Berawal dari tahun 2010 saat aku masuk kuliah. Tahun di mana sebenarnya aku ingin sekali kuliah di jurusan Sastra atau Ekonomi (karena SMA-nya aku anak IPS… hehehe).tapi takdir berkata lain, aku justeru masuk di jurusan Tehnik Informatika. Bisa dibayangkan, aku SMA itu paling benci pelajaran komputerdan bahkan open new tab bagaimana saja aku bingung. Aku bisa dibilang manusia kudet. Seperti itu kuliah TI? Hahaha… sungguh memalukan. Wong alasan sebenarnya masuk TI cuman biar dibelikan laptop. Buat apa lagi laptopnya kalau tidak buat nulis (cerpen ataupun novel).

Aku ingat betul, sudah masuk kuliah tapi belum dibelikan laptop. Alhasil, pacarku yang sekarang jadi suami, beli laptop. Tahun itu, dia beli laptop ASUS karena aku sudah menyukai brand yang satu ini. Apalagi harga dan kualitasnya tidak bisa diragukan lagi. Tapi sayangnya, laptop kenangan itu hilang dicuri orang. Akan tetapi waktu hilang aku sudah dibelikan laptop sama Bapak.

Laptop ASUS yang menemani hari-hariku

Bapak membelikan laptop niatnya biar aku bisa mengerjakan tugas kuliah dengan lancar. Enggak pinjam laptop pacar ataupun harus ke warnet. Tapi yang namanya aku, punya laptop malah buat nulis. Kala itu belum punya blog, dan aku masih sering ikutan lomba nulis cerpen di penerbit indie. Aku masih ingat aku pernah ikut event menulisnya Penerbit Mozaik Indie Publisher. Kayaknya yang punya sang empunya Keluarga Biru… saking lamanya ya J tapi aku masihingat, aku punya buku dari Penerbit Mozaik Indie Publisher yang berjudul My Wedding Story… hehehe

Waktu terus berlalu. Suatu ketika temanku menyaranku untuk punya blog. Kala itu niatnya juga buat posting cerpen-cerpen karyaku. Hingga dengan pedenya aku yang belum jadi blogger, dengan pedenya nulis biodata diri di sosmed sebagai blogger. Eh… Alhamdulillah sekarang juga jadi blogger yang dapat teman dari seluruh Indonesia dan ikut komunitas sana-sini. Bahkan rejeki juga dari blog…

Waktu tak sampai di situ saja. Aku juga pernah ikut MLM produk kecantikan. Kalau tidaksalah di tahun 2012/2013. Tahun itu, sosmed yang kupunya baru facebook dan twitter. Dan di tahun itu, aku juga sudah mengenal webinar. Bagiku saat itu masih asing, belum setenar sekarang apalagi di masa pandemi ini.

Waktu terus berlalu. Aku mendapatkan pekerjaan di sebuah sekolah swasta yang kutekuni sampai saat ini. Awalnya aku cuma seorang TU, lama-lama dipercaya jadi operator sekolah, bahkan kadang aku juga dipercaya untuk mendesign brosur saat PPDB.

Nah... pekerjaanku mulai banyak. Dan lagi, aku butuh teman yang mengerti diriku. Alhamdulillah, tahun lalu diberi fasilitas laptop ASUS dari sekolah… hehehe J tapi sebelumnya aku juga punya laptop ASUS VivoBook hlo yah, jadi di rumah sekarang aku ada 2 laptop ASUS yang menjadi teman untuk menyelesaikan pekerjaanku.

AKU YANG BERBEDA

Iya… aku adalah sosok yang berbeda. Di lingkungan sekolah atau masyarakat, aku berbeda karena aku punya impian. Impian jadi penulis, dulu sering ditertawakan oleh orang-orang sekitar. SMP pernah kena bully, aku yang suka nulis puisi, tanpa seizinku puisiku ditempel teman-temanku di mading di sekolah. Dijadikan olok-olokan oleh teman sekelasku. Dan sekarang, apa kabar kalian? Sudah baca Love Is Friendship atau Kasta-ku apa belum? Serta jangan lupa mampir ke blogku yah… hehehe

Pas SMA, aku mendapat dukungan dari sahabat-sahabatku untuk menulis. Pun sewaktu kuliah. Dan meski aku sudah berhasil mewujudkan impian untuk punya buku dan dipajang di toko buku, aku tetap menjadi pribadi yang BERBEDA.

Karena apa? Karena aku seorang blogger dan juga ngebuzzer. Bagi sebagian orang, itu membuat aku menjadi sosok yang aneh. Sosok yang apa-apa ditulis dan dishare di media sosial. Bahkan tidak jarang kalau aku sering disebut pamer. Pernah pula kena nyinyir lantaran fotoƶfoto berkalung co-card bertuliskan media, pernah juga kena nyinyir enggak banyak duit tapi mainnya ke hotel melulu padahal mah itu undangan…Banyaklah suka dukanya dan menjadikan aku sosok yang aneh tapi nyata…

Iya, aku aneh… aku berbeda…

Masih tetap dianggap aneh, bahkan sama keluarga sendiri ketika Allah memberi rejeki pada kami. Ketika para wanita di keluargaku punya uang buat beli perhiasan yang mereka pamerkan saat ngumpul, aku punya apa? Sadar diri belum kaya, kalau ada rejeki ya aku belikan alat tempur. Seperti smartphone. Kalau beberapa orang yang penting smartphone yang penting bisa buat komunikasi, tidak buat aku! Aku memperhatikan resolusi kameranya, RAM-nya dan beberapa tetek bengeknya. Pun laptop. Laptop yang penting bisa buat ngetik atau internetan, enggak dong kalau buat aku. Laptopku harus mau aku ajak buat ngedisegn dong. Apalagi akhir-akhir ini aku membuka usaha #kadofotounik. Laptopku harus mau kuajak buat ngedit-ngedit foto biar enggak ngehang. Hehehe… sebenarnya maish pengen laptop yang lebih kuat, yang mau kuajak ngedit video biar ntar aku aktif ngeyutub dan jadi youtuber seperti Keluarga Biru… hehe… Aamiin

ASUS VivoBook S14 S433 Resolute Red dengan stiker Muklay

Aku mau ASUS VivoBook S14 S433

Setelah bercerita panjang lebar, aku kembali ingin bercerita panjang lebar lagi. Kuharap teman-teman belum bosan. Kini aku mau bercerita tentang laptop impianku yang menggambarkan aku banget, aku yang berbeda! Yaitu….. ASUS VivoBook S14 S433.

Laptop keluaran terbaru ASUS ini adalah laptop impian yang menggambarkan aku banget. ASUS VivoBook S14 S433 ini desaignnya elegan dengan aksen warna tajam, membuat laptop ini tampil berbeda dengan laptop di kelasnya. ASUS VivoBook S14  S433 ini hadir dengan 4 pilihan warna yang menggoda, yaitu : dreamy silver, indie black, gaia green, dan resolute red. Warna-warna tersebut tentunya mempunyai arti sendiri dan merupakan warna yang unik yang melawan tren, memberikan warna ekspresif yang mencerminkan individualitas dan ekspresi diri kita.

Kalau aku punya rejeki dan bisa punya laptop ASUS VivoBook S14S433, aku pengen punya yang warnanya resolute red. Selain karena saya memang suka warna merah (yang menurut saya elegan dan berani), warna ini seolah mewakili diriku yang berbeda. Sesuai artinya, resolute red mencerminkan pribadi yang semangatnya berapi-api dan mencolok, serta suka menempatkan diri di luar arus dan lebih sering bodoh amat dengan apa kata orang. Karena aku memang pribadi yang tidak suka diatur orang dan enggan menjadi orang lain demi mendapatkan pujian. Ibaratnya aku ya aku, suka Alhamdulillah enggak suka ya enggak apa-apa…

Sebenarnya ya teman-teman, laptop ASUS VivoBook S14S433 ini cocok untuk kawula muda. Meskipun aku sudah emak-emak yang akhir tahun besok sudah berkepala tiga, tapi ASUS VivoBook S14S433 ini sepertinya tetap cocok kok buat aku yang masih terlihat muda ini #pede #bikinmaumuntah… hehehe

Design lain dari ASUS VivoBook yang menggoda hatiku ini adalah beratnya yang ringan dan tipis dengan tampil yang menonjol berkat sasis logam berteksturnya dengan tepian diamond cut, warna unik, dan tombol Enter color-blocking.

Untuk beratnya, berat ASUS VivoBook S14S433 ini hanya seberat 1,4 kg dengan tebal 15,9 mm. Jadi bisa dibayangkan ringan dan tipisnya kan teman-teman? Jadi enggak ada alasan buat aku untuk enggak bawa laptop kemana-mana. Secara aku kalau ngantor harus bawa laptop, sering dapat utusan ke sosialisasi ke dinas pendidikan, belum lagi aku juga ikut komunitas blogger yang kadang belajar bareng dan bawa laptop. Ringan dan tipisnya ASUS VivoBook S14S433 ini menurutku memang cocok buat tubuh mungilku ini šŸ˜‰

Sementara design lain yang tak kalah memikat hatiku yaitu keyboardnya bisa menyala. Dulu aku hanya tahu laptop yang keyboardnya bisa menyala itu laptop gaming punya temanku yang harganya uwow banget, etapi sekarang ASUS VivoBook S14S433 ini hadir dengan keyboard yang menyalaatau disebut backlit keyboard. Jadi, aku tetap bisa ngetik meskipun dalam keadaan gelap.

Dan menurutku ya teman-teman, keyboardnya ASUS itu nyaman banget buat ngetik. Empuk-empuk gimana gitu… hahaha.. ditambah lagi keyboardnya bisa menyala… makin uwuw…

Backlit Keyboard S14 S433

Untuk ukuran layarnya, ASUS VivoBook S14 S433 ini sudah 14 inchi dengan 85% screen to body ratio, 178Ā° wide viewing angle dan 100% sRGB serta.  Terus layar bezel NanoEdge-nya juga tipis dan ayar Full HD-nya menawarkan sudut pandang lebar dan reproduksi warna yang luar biasa untuk visual yang benar-benar jelas, jadi asyik juga nih buat nonton. Apalagi sekarang aku lagi suka banget nonton drakor, pasti aku bakalan tambah betah kalau nontonnya pakai ASUS VivoBook S14S433.

Untuk suara, juga jangan ditanya, ASUS VivoBook S14 S433 ini sudah berertifikasi Harman Kardon membuat sistem tata suara laptop ini menghadirkan suara detail berkualitas tinggi yang tak terkalahkan. Saat kerja, aku kan biasanya sambil dengerin musik… makin asyik kan tentunya kerja pakai ASUS VivoBook S14S433.

Aku kalau nonton drakor atau kalau lagi kerja itu suka lupa waktu. Kadang sampai enggak ngeh kalau lowbat, eh laptop tiba-tiba mati. Untungnya, ASUS VivoBook S14 S433 ini tuh hemat daya dengan dukungan fitur premium seperti fingerprint sensor Fast-Charging membantu mengisi ulang baterai rendah hingga 60% hanya dalam 49 menit. Jadi, aku enggak usah nyalain laptop sambil nonton atau sambil kerja, aku matiin dan istirahat enggak sampai sejam, baterainya sudah full lagi. Terus, ASUS VivoBook S14 S433  juga sudah didukung login dengan mudah lewat fitur Windows Hello yang memanfaatkan sensor sidik jari yang tersedia di laptop.

Aku kepengen ASUS VivoBook S14S433 ini bukan karena design dan warnanya saja loh teman-teman, akan tetapi aku yang mengkategorikan diri sebagai content creator ini,ASUS VivoBook S14 S433 ini dilengkapi dengan prosesor IntelĀ® Core i7 Generasi 10 dengan pilihan memori hingga 16GB dan kartu grafis NVIDIAĀ® MX250. PCIeĀ® SSD berkapasitas besar memberikan penyimpanan super cepat sehingga dapat mengakses apa yang kita butuhkan dengan cepat.

Selain itu untuk kecepatan internet, ASUS VivoBook S14 S433 juga dilengkapi Intel Wi-Fi 6 (802.11ax) menghadirkan kecepatan jaringan super cepat untuk transfer file besar yang lebih cepat, game online yang responsif, dan video call super mulus.

Untuk spesifikasi lengkap bisa dilihat di bawah ini yah :

Spesifikasi ASUS VivoBook S14 S433

Oh ya, enggak tanggung-tanggung nih, buat siapa saja yang beli ASUS VivoBook S14 S433, bakalan dapat bonus stiker-stiker lucu hasil karya Muchlis Fachri atau yang lebih dikenal dengan Muklay yaitu seorang seniman visual asal Jakarta. Nah, ASUS VivoBook S14 S433 mu bakalan terlihat lebih keren dan lucu.

Terakhir untuk harganya, nih teman-teman.. harganya sesuai dengan kualitas dan fitur lengkapnya…

Rp 13.999.000
(Windows 10 Home/IntelĀ® Core™ i5-10210U/NVIDIAĀ® GeForceĀ® MX250/8G/512G PCIe+32GB M.2 SSD(Intel TG))


Rp 15.999.000
(Windows 10 Home/IntelĀ® Core™ i7-10510U/NVIDIAĀ® GeForceĀ® MX250/8G/512G PCIe+32GB M.2 SSD(Intel TG))

Nah teman-teman, itulah kisahku. Aku yang berbeda. Tapi, jangan pernah takut berbeda karena berbeda itu unik šŸ™‚

Artikel ini diikutkan Lomba Blog ā€œASUS VivoBook S14 S433 ā€“ Dare To Be Youā€œ yang diselenggakan oleh Keluarga Biru.

Witri Prasetyo AjiUncategorizedBERANI BERBEDA DENGAN ASUS VIVOBOOK S14 S433 Hallo teman-teman semua, apa kabarnya? Kalian masih setia #dirumahaja atau sudah menikmati #newnormal? Yang bekerja masih #workfromhome atau sudah #workfromoffice? Kalau yang sekolah jelas yah, masih menggunakan metode daring dan #belajardarirumah. ASUS VivoBook S14S 433 Sadar enggak sih teman-teman semua, kalau pandemi corona ini tidak hanya mengajarkan kita untuk...Personal Blog Witri Prasetyo Aji

Comments

comments