JAJANAN KEKINIAN – PIZZA

Sangat gak asing ya sama aneka resep jajanan kekinian satu ini. Makanan yang sangat popular sekali, selain rasanya yang sangat lezat, ini juga makanan kesukaan aku yang mudah di dapat di toko roti maupun restoran terdekat. Jangankan kalangan anak muda, aku yang ibu-ibu saja suka sekali nongkrong bersama teman-teman ataupun keluarga dan di temani jajanan pizza ini. Di makan sama pasangan juga tambah so sweet.


Harganya yang sangat ramah di kantong, tapi rasanya tidak di ragukan lagi. Banyak yang berpikiran jadi gimana cara buatnya. Pengen buat sendiri di rumah untuk hemat uang juga bagus. Sebelum ke resepnya, kita simak dulu penjelasan tentang pizza di bawah ini. Mungkin ada informasi yang belum kalian mengerti tentang pizza.


Pengertian pizza


Pizza (menurut KBBI) (atau pizza) adalah hidangan gurih dari Italia sejenis adonan bundar dan pipih, yang dipanggang di oven dan biasanya dilumuri saus tomat serta keju dengan bahan makanan tambahan lainnya yang bisa dipilih.


Jenis bahan lain juga dapat ditaruh di atas pizza, biasanya daging dan saus, seperti salami dan pepperoni, sayuran seperti cabe dan paprika, dan juga bawang bombay, jamur, dll. Rotinya biasa dibuat seperti roti biasa namun bisa diberi rasa tambahan dengan mentega, bawang putih, tanaman herbal, atau wijen.


Kandungan Gizi pada pizza


Karena topping pizza bervariasi, maka kandungan gizinya pun akan semakin bervariasi. Topping pizza berupa daging sapi, ayam, kalkun, ikan atau telur tentunya bisa menjadi sumber protein dan juga sumber vitamin serta zat besi bagi tubuh.


Topping pizza juga bisa berupa sayuran yang bisa mengandung beta karoten yang dapat diubah menjadi vitamin A oleh tubuh dan vitamin C, folat, magnesium, kalium dan kandungan vitamin lain seperti B1, B3, B6 dan lainnya. Bila topping pizza kebetulan buah, maka kandungan gizinya dapat berupa karotenoid, vitamin C, folat, kalium, serat dan fitonutrien.


Bagian lain yang patut diperhatikan keju. Keju merupakan sumber lemak dari pizza. Sebagaimana yang disebutkan di atas, keju mozarella mengandung 22% lemak sementara keju parmesan mengandung 24% lemak. Batas konsumsi keju yang disarankan adalah 57 gram selama satu minggu.


Resep pembuatan Pizza


Bahan Sponge dough (A):
420 g tepung roti protein tinggi
7 g ragi instant
1 sdm gula
240 ml air dingin
Bahan Dough (B):
100 g gula
1 butir telur
180 g tepung roti protein tinggi
20 g susu bubuk
3 g ragi instant
50 ml air dingin
1 sdt garam
60 g mentega


Isian:
topping sesuai selera

Cara memasak:

  • Bahan dough A: Campur semua bahan lalu uleni. Tutup dengan plastik wrap, biarkan mengembang 2 1/2 jam.
  • Bahan dough B: Buat lubang di tengah, masukkan gula, garam dan telur, uleni. Tambahkan tepung, susu bubuk, ragi, dan air dingin. Uleni sampai 1/2 kalis. Tambahkan mentega, uleni lagi. Bulatkan dan biarkan 10 menit.
  • Bagi adonan masing-masing sesuai selera. Bulatkan dan diamkan 10 menit. Bentuk isi adonan sesuai selera, biarkan mengembang 30-45 menit.
  • Olesi kuning telur dan sedikit susu cair.
  • Panggang oven suhu 180c selama 20 menit.

Setelah selesai kalian bisa menambahkan topping sesuai selera, missal tambahan parutan keju lagi. Itu dia resep pembuatan pizza semoga bermanfaat, terimakasih

Witri Prasetyo AjiCulinaryJAJANAN KEKINIAN – PIZZA Sangat gak asing ya sama aneka resep jajanan kekinian satu ini. Makanan yang sangat popular sekali, selain rasanya yang sangat lezat, ini juga makanan kesukaan aku yang mudah di dapat di toko roti maupun restoran terdekat. Jangankan kalangan anak muda, aku yang ibu-ibu saja suka sekali...Personal Blog Witri Prasetyo Aji

Comments

comments